Bupati Bogor Ade Yasin Ikut Jejak Kakaknya Rachmat Yasin yang Juga Ditangkap KPK
Bupati Bogor, selaku Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Bagikan:

JAKARTA - Bupati Bogor Ade Yasin diamankan tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sejak Selasa, 26 April, malam hingga Rabu, 27 April dini hari. Ade diamankan bersama sejumlah pihak.

"(Pihak yang diamankan, red) di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri kepada wartawan, Rabu, 27 April.

Ade Yasin merupakan bupati Bogor kedua yang tengah menjabat dan ditangkap KPK. Bupati sebelum Ade yang ditangkap KPK adalah Rachmat Yasin. Rupanya keduanya punya hubungan keluarga, Rachmat Yasin merupakan kakak kandung Ade Yasin.

Ade Yasin diketahui menjabat sebagai Bupati Bogor sejak 2018 diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersama pasangannya Iwan Setiawan.

Ade sebelum menjadi bupati tercatat pernah menjadi pengacara dan pernah duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2009-2014. Pengalaman di dunia pengacata membuat Ade memiliki banyak koneksi.

Dilansir dari wikipedia, Ade memiliki nama lengkap Ade Munawaroh Yasin lahir di Bogor Jawa Barat 29 Mei 1968.

Partai politik :Partai Persatuan Pembangunan
Suami/istri :Yanwar Permadi (alm.)
Anak :Nadia Hasna Humairah
Naufal Hilmi Ikhsan
Kerabat :Rachmat Yasin (kakak)
Zaenul Mutaqin (adik)
Almamater :Universitas Ibnu Chaldun

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan ada sejumlah uang diamankan anak buahnya saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bogor Ade Yasin. Tapi dia tak memerinci berapa uang yang ditemukan tersebut.

"KPK sedang melakukan giat tangkap tangan di wilayah Bogor, Jawa Barat, telah mengamankan beberapa pihak dan sejumlah uang serta barang bukti lainnya," kata Ghufron dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu, 27 April.

Ghufron belum mau bicara banyak perihal penangkapan itu. Sebab, pihak yang terjaring tengah menjalani pemeriksaan.

"Kami sedang melakukan pemeriksaan setelah selesai nanti akan kami sampaikan detail kasusnya," ungkapnya.