Pusat Astronomi Internasional Perkirakan Idufitri 1443 Hijriah Jatuh Pada 2 Mei, Bagaimana di Indonesia?
Ilustrasi Salat Idulfitri di Indonesia. (Wikimedia Commons/Nurudin Jauhari)

Bagikan:

JAKARTA - Pusat Astronomi Internasional (IAC) memperkirakan hari pertama Idulfitri jatuh pada Senin, 2 Mei 2022 di sebagian besar negara Islam di dunia.

Pusat yang terletak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (EUA) itu mengatakan, bulan sabit penada awal Bulan Syawal akan terlihat pada Sabtu 30 April, bertepatan dengan 29 Ramadan, sebut kantor berita UEA, WAM.

Sementara, Emirates Astronomical Society juga telah memperkirakan bahwa Idul Fitri dan pertama Syawal akan jatuh pada 2 Mei dilansir dari The National News 22 April.

Direktur International Astronomical Centre Mohammad Shawkat Odeh mengatakan, di negara-negara yang memulai Ramadan pada Minggu, 3 April, hilal Syawal akan terlihat pada Minggu, 1 Mei.

Negara-negara tersebut antara lain Indonesia, Malaysia, Brunei, India, Bangladesh, Pakistan, Iran, Oman, Yordania, Maroko dan Ghana.

Dia mengatakan, melihat bulan sabit pada Hari Sabtu, 30 April tidak mungkin karena Bulan akan terbenam sebelum Matahari.

Pada tahap itu, katanya, negara-negara (memulai Ramadan 2 April) akan menyelesaikan 30 hari Ramadan, artinya Idul Fitri akan dimulai pada 2 Mei.

Di negara-negara yang akan menyaksikan bulan sabit pada 1 Mei, termasuk Australia dan wilayah tetangga, penampakan Bulan pada hari itu tidak akan mungkin dilakukan. Ini akan terlihat dengan teleskop di Asia Tengah dan Barat, sebagian besar Eropa dan Afrika selatan, katanya.

Diketahui, Masyarakat Indonesia ada yang memulai Ramadan 1443 Hijriah kali ini pada 2 April dan ada yang 3 April.

Sedangkan untuk penentuan 1 Syawal 1443 atau Idulfitri, Pemimpin Pusat Muhammadiyah dalam maklumat nomor 01/MLM/1.0/E/2022 menyebut 1 Syawal akan jatuh pada 2 Mei 2022, seperti melansir Antara.

Adapun pemerintah baru akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal akan digelar pada Hari Minggu 1 Mei 2022 mendatang.