Kepengurusan Baru Partai Gerindra: Fadli Zon Hingga Sandiaga Uno Jadi Dewan Pembina
Ketua Umum Partai Gerindra dalam kegiatan kongres luar biasa pada Agustus lalu (Foto: Instagram @gerindra)

Bagikan:

JAKARTA - Partai Gerindra mengumumkan kepengurusan baru hasil Kongres Luar Biasa yang digelar pada Agustus lalu. Kepengurusan periode 2020-2025 ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly melalui Surat Keputusan Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra.

Sejumlah nama lama masih ada di dalam kepengurusan partai ini. Hanya saja, kini petinggi senior partai berlambang garuda ini lebih banyak duduk sebagai dewan pembina partai. Mereka yang duduk sebagai dewan pembina partai adalah Sandiaga Uno, Fadli Zon, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Selain menempatkan politikus senior pada jabatan dewan pembina, Partai Gerindra pada pengurusan baru ini memiliki Ketua Harian yang dijabat oleh Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Harian yang dijabat oleh Sugiono.

Terkait pemilihan nama-nama tersebut, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kepengurusan partai yang disusun Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam waktu sebulan setelah pelaksanaan kongres ini, telah memperhatikan semua masukan.

"Akan tetapi kami harus dibatasi waktu. Hanya sebulan kami diberi waktu untuk menyusun kepengurusan tersebut. Kami juga harus dibatasi jumlah karena jumlah kepengurusan tentu saja tidak terlalu gemuk, meskipun tidak boleh terlalu ramping," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam, 20 September.

Dia lantas merinci jumlah anggota dalam kepengurusan Partai Gerindra periode 2020-2025 ini. Pada posisi Dewan Pembina Partai Gerindra ada 89 orang yang mengisinya, Dewan Penasihat Partai Gerindra terdapat 48 orang, Dewan Pakar Partai Gerindra berjumlah 43 orang, dan Dewan Pimpinan Pusat berjumlah 292 orang.

Muzani menyebut, pengurus laki-laki Partai Gerindra saat ini berjumlah 194 orang atau 66,4 persen sedangkan perempuan berjumlah 98 orang atau 33,56 persen. Dengan jumlah tersebut, maka persyaratan yang diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik yaitu mengenai keterwakilan perempuan minimal 30 persen telah dilakukan.

Berikut adalah nama yang terdaftar sebagai Dewan Pembina Partai Gerindra:

  1. Ketua Dewan Pembina: Prabowo Subianto
  2. Wakil Ketua Dewan Pembina: Rachmawati Soekarnoputri
  3. Wakil Ketua Dewan Pembina: Hashim Suyono Djojohadikusumo
  4. Wakil Ketua Dewan Pembina: Sandiaga Salahudin Uno
  5. Wakil Ketua Dewan Pembina: Ahmad Muzani
  6. Wakil Ketua Dewan Pembina: Sufmi Dasco Ahmad
  7. Wakil Ketua Dewan Pembina: Edhie Prabowo
  8. Wakil Ketua Dewan Pembina: Fadli Zon
  9. Wakil Ketua Dewan Pembina: Desmon Djunaedi Mahesa
  10. Wakil Ketua Dewan Pembina: Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono
  11. Wakil Ketua Dewan Pembina: Angki Retno Djudianto Djokosantoso
  12. Sekretaris Dewan Pembina: Sugiono
  13. Wakil Sekretaris Dewan Pembina: Prasetyo Hadi

Adapun untuk susunan kepengurusan Dewan Pengurus Partai Gerindra adalah:

  1. Ketua Umum: Prabowo Subianto
  2. Wakil Ketua Umum bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan, dan Pemenangan Pemilu: Sufmi Dasco Ahmad
  3. Wakil Ketua Umum bidang Luar Negeri: Fadli Zon
  4. Wakil Ketua Umum bidang Ideologi, Politik, Pemerintahan, Disiplin Partai dan Informasi Strategis: Sugiono
  5. Wakil Ketua Umum bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup: Edhy Prabowo
  6. Wakil Ketua Umum bidang Pertahanan dan Keamanan: Musa Bangun
  7. Wakil Ketua Umum bidang Pemberdayaan Potensi Jaringan, Koperasi, dan UMKM: Ferry Joko Juliantono
  8. Wakil Ketua Umum bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan: Titi Putih Sari
  9. Wakil Ketua Umum bidang Pemuda, Perempuan, dan Anak: Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
  10. Wakil Ketua Umum bidang Hukum dan Advokasi: Habiburrokhman
  11. Wakil Ketua Umum bidang Pengabdian Masyarakat dan Kesejahteraan Rakyat: Sumaryati Amin Aryoso
  12. Wakil Ketua Umum bidang Pendidikan dan Infrastruktur: Susi Marleny Bachsin
  13. Wakil Ketua Umum bidang Agama: Mochamad Irfan Yusuf
  14. Sekretaris Jenderal: Ahmad Muzani
  15. Bendahara Umum: Thomas Djiwandono