Jokowi Sayangkan Perlakukan Diskrminatif Uni Eropa soal Kelapa Sawit Indonesia
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan masih ada perlakuan diskriminatif dari Uni Eropa (UE) terhadap kelapa sawit berkelanjutan dari Indonesia.
“Terkait dengan kerja sama lingkungan hidup, saya menyayangkan masih ada perlakuan diskriminatif oleh Uni Eropa terhadap kelapa sawit berkelanjutan Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Slovenia Janes Jansa di sela KTT Pemimpin Dunia, COP26, Glasgow, Skotlandia, Senin, 1 November sebagaimana keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden, diterima di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 2 November.
Presiden Jokowi mengharapkan agar Slovenia mendorong finalisasi perundingan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia - EU (I-EU CEPA). Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan terkait berbagai isu mengenai lingkungan hidup.
Baca juga:
- Lobi Presiden Erdogan di G20 Italia, Jokowi Ingin Pasar CPO RI Kembali Bergeliat di Turki
- Airlangga Bilang, Banyak Negara Dukung Presidensi G20 Indonesia Tahun Depan
- Uni Eropa Tangguhkan Pendanaan untuk WHO Akibat Skandal Pelecehan Seksual di Kongo
- Kasus HGU Sawit di Kuansing, KPK Ingatkan Komisaris PT Adimulya Agrolestari Franky Widjaja Kooperatif
Presiden juga menyampaikan bahwa upaya memperkuat kerjasama Indonesia-UE ini telah dibahas dengan Prancis sebagai pemegang presidensi UE berikutnya dan juga dengan Presiden Dewan Eropa.
Selain itu, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada PM Slovenia atas komitmennya untuk terus memperkuat hubungan Indonesia-Slovenia dan Indonesia-Uni Eropa (UE).
Sementara itu, PM Janes Jansa menyampaikan bahwa Slovenia memberikan perhatian besar terhadap Indonesia. “Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, sehingga penting bagi Uni Eropa memberikan perhatian lebih besar kepada Indonesia,” kata PM Janes Jansa.
Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pertmuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.