Cegah Banjir Tahunan, Pengerukan 2 Waduk di Jakarta Selatan Terus Dilakukan

JAKARTA - Pengerukan lumpur di dua waduk kawasan Jakarta Selatan terus dilakukan Sudin SDA Jakarta Selatan dalam upaya melakukan persiapan menghadapi musim hujan.

Sebanyak 3 alat berat eskavator dikerahkan untuk melakukan pengerukan lumpur di kawasan Waduk Babakan, Kecamatan Jagakarsa.

Penggerukan terus dilakukan sejak awal tahun 2021 dalam upaya kesiapan banjir. Sampai saat ini, pengerjaan terus dilakukan di Waduk Babakan seluas 10 hektar itu.

Selain Waduk Babakan, pengerukan juga dilakukan di Waduk Mangga Bolong. Di waduk ini, sebanyak 3 unit eskavator amfibi berukuran jumbo juga dikerahkan untuk melakukan pengerukan lumpur.

Waduk Mangga Bolong seluas 5 hektar ini diperdalam agar daya tampung pembuangan air dari sungai lebih banyak.

"Pengerukan berkedalaman 1,5 sampai 2 meter. Kita kerahkan 6 alat berat eskavator di dua lokasi waduk, yakni Waduk Babakan dan Waduk Mangga Bolong," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan, Junjung saat dihubungi VOI, Kamis 16 September.

Pengerukan di tiap waduk, sedikitnya 3 eskavator diterjunkan. 2 unit eskavator di dalam waduk dan 1 unit eskavator diatas waduk ketika melakukan pengerukan lumpur.

"Diharapkan dapat menampung air sungai kiriman dari Depok, Jawa Barat," ujarnya.

Hingga kini, pengerukan lumpur masih terus berlanjut, karena luas Waduk Babakan 10 hektar dan Waduk Mangga Bolong 5 hektar.

"Semoga dapat menanggulangi air ketika musim penghujan tiba," pungkas Junjung.