Sidang Tahunan, Parlemen Terapkan Keamanan Tidak Terlihat Namun Tetap Maksimal

JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan pihaknya akan menerapkan keamanan maksimal dalam pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI, Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka peringatan HUT Ke-76 RI, dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2021 pada 16 Agustus.

"Saya pastikan keamanan akan lebih tidak kelihatan namun maksimal," kata Indra di Gedung MPR/DPRDPD RI, Jakarta, dilansir Antara, Senin, 16 Agustus.

Untuk keamanan pelaksanaan tiga agenda sidang tersebut, kata Indra Iskandar, tidak jauh berbeda seperti tahun lalu, yaitu keamanan maksimal.

Namun, menurut dia, pada tahun ini ada hal yang membedakannya, yaitu keamanan fisik tidak akan terlalu mencolok atau terlihat.

"Keamanan maksimal tetap diterapkan seperti tahun lalu. Namun, untuk fisik tidak terlihat mencolok," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Antara di lapangan, akses masuk Kompleks Parlemen hanya dibuka untuk umum melalui pintu masuk bagian belakang yaitu di Jalan Gelora.

Di pintu masuk tersebut pemeriksaan untuk kendaraan bermotor dilakukan oleh petugas gabungan dari Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dan Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.

Tiap mobil yang akan masuk Kompleks Parlemen diperiksa keamanannya dengan alat pendeteksi logam atau metal detector dan petugas dari Unit Anjing Pelacak atau K-9.

Selain itu, tiap orang juga diperiksa kelengkapan kartu tanda akses khusus untuk masuk Kompleks Parlemen yang telah dikeluarkan oleh MPR, DPR, dan DPD RI.

Sementara itu, jalan menuju Gedung Nusantara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Sidang Tahunan, ditutup dan hanya digunakan untuk melintas mobil-mobil tamu undangan VVIP.

Indra enggan menyebutkan secara perinci jumlah petugas keamanan yang akan mengamankan acara tersebut.

Sebelumnya, Indra mengatakan bahwa pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI, Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka peringatan HUT Ke-76 RI, dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada tahun 2021 secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu dia memastikan para menteri yang akan hadir fisik, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Sekretariat Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.