Trump Yakinkan Netanyahu Tidak Ada Kesepakatan dengan Iran Tanpa Pembongkaran Senjata Nuklir

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meyakinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Ia akan tetap teguh pada tuntutannya untuk pembongkaran program nuklir Iran sebagai syarat dalam setiap kesepakatan akhir dengan Tehran, kata seorang pejabat senior Israel.

"Presiden Trump menjelaskan, Ia akan tetap teguh dalam negosiasi mengenai tuntutannya yang telah lama untuk pembongkaran program nuklir Iran dan pemindahan semua uranium yang diperkaya dari wilayah Iran, dan bahwa ia tidak akan menandatangani perjanjian akhir tanpa syarat-syarat ini," kata pejabat itu kepada AFP, merujuk pada percakapan antara kedua pemimpin pada Sabtu malam, melansir Al Arabiya (25/5).

"Amerika Serikat sedang memberi tahu Israel tentang negosiasi seputar nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memulai pembicaraan menuju kesepakatan akhir tentang isu-isu sengketa yang belum terselesaikan," tambah pejabat itu.

Terpisah, sebuah sumber Israel mengunkapkan Netanyahu mengatakan kepada Trump, Israel akan tetap bebas untuk bertindak melawan ancaman di Lebanon selama percakapan telepon tentang kesepakatan yang sedang muncul antara Washington dan Tehran.

Trump mengatakan Washington dan Iran telah "sebagian besar menegosiasikan" nota kesepahaman tentang kesepakatan perdamaian yang akan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang secara efektif tertutup sejak AS dan Israel melancarkan perang mereka terhadap Iran pada bulan Februari.

"Dalam percakapan tadi malam dengan Presiden Trump, Perdana Menteri menekankan Israel akan mempertahankan kebebasan bertindak terhadap ancaman di semua arena, termasuk Lebanon, dan Presiden Trump mengulangi dan mendukung prinsip ini," kata sumber politik Israel kepada Reuters pada Hari Minggu, meminta agar namanya tidak disebutkan.

Harapan meningkat bahwa terobosan mungkin akan segera terjadi dalam perang yang telah berlangsung selama tiga bulan, setelah Trump mengatakan kesepakatan yang sedang ditengahi oleh Pakistan akan membuka kembali Selat Hormuz.

Kantor berita Fars Iran mengatakan draf tersebut menetapkan AS dan sekutunya tidak akan menyerang Iran atau sekutunya. Sebagai imbalannya Iran, berjanji untuk tidak melancarkan serangan pendahuluan terhadap mereka.

Terpisah, politisi Israel terkemuka, Benny Gantz, mengatakan akan menjadi kesalahan strategis bagi Israel untuk menerima gencatan senjata di Lebanon, tempat pasukannya telah memasuki wilayah tersebut untuk memerangi milisi Hizbullah yang didukung Iran, sebagai bagian dari kesepakatan dengan Iran.

Menurut sumber Israel, AS sedang memberi tahu Israel tentang negosiasi dengan Iran.

"Presiden Trump telah menjelaskan Ia akan tetap teguh dalam negosiasi mengenai tuntutannya yang konsisten untuk pembongkaran program nuklir Iran dan pemindahan semua uranium yang diperkaya dari wilayahnya," kata sumber tersebut, "dan bahwa ia tidak akan menandatangani perjanjian akhir tanpa terpenuhinya syarat-syarat ini."

Presiden Trump menulis di Truth Social, percakapan telepon dengan Netanyahu berjalan "sangat baik."