Warga Israel Kutuk Ulah Ben Gvir Umumnya Takut Citra Negaranya di Luar Negeri Rusak
JAKARTA - Perlakuan buruk militer Israel (IDF) dan Menteri Keamanan Nasionalnya, Itamar Ben Gvir, terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) mengundang kecaman dunia, termasuk dari warga dan pejabat Israel.
Sekutu dan lawan politik Ben Gvir di Israel menuduh politikus keras sayap kanan itu merusak reputasi negaranya.
Meski demikian, sebagian besar dari mereka mengabaikan aksi penyiksaan bersama ulah Ben Gvir yang terlihat dalam rekaman video beredar luas di media sosial tersebut.
Middleeasteye pada Kamis 21 Mei melaporkan, umumnya kritik dari warga dan pejabat Israel fokus pada kekhawatiran bahwa perilaku Ben Gvir yang beredar di media sosial akan merusak citra dan reputasi negara itu di luar negeri.
Baca juga:
- IRGC Iran Izinkan 31 Kapal Komersial Melintasi Selat Hormuz dalam 24 Jam
- GHF Bentukan Israel Berkuasa Salurkan Bantuan ke Gaza Diduga Selewengkan Dana 'Jumbo'
- China Kelola Pelabuhan di Australia Samping Pangkalan Militer AS, Dahulu Boleh Kini Sengketa
- Kepala AD Pakistan Dikabarkan Kunjungi Teheran, Negosiasi AS-Iran Berlanjut?
Adapun Menteri Israel Ben Gvir yang kerap bertindak arogan terhadap aktivis pro Palestina mengunggah video pada Rabu 20 Mei yang memperlihatkan aktivis Global Sumud Flotilla dari banyak negara diperlakukan buruk saat ditangkap militer Israel.
Para aktivis itu ditangkap di tengah perairan ketika menjalankan misi kemanusiaan berlayar dengan banyak kapal membawa bantuan makanan dan obat-obatan menuju Gaza yang dilanda krisis kemanusiaan akibat militerisme Israel.
Dalam rekaman itu, Ben Gvir yang tampak mengibarkan bendera Israel mengejek dan menuduh teroris aktivis dari Armada Kapal Global Sumud saat mereka diperlakukan kasar dan dipaksa berlutut menghadap tanah oleh petugas militer dari Layanan Penjara Israel (IPS).
Beberapa pemimpin dunia, termasuk pejabat negara-negara yang warganya ditahan oleh Israel, kemudian mengecam aksi kesewenang-wenangan Ben Gvir.
Setelah dihujani kritik internasional, aksi Ben Gvir ditangapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
"Cara Menteri Ben Gvir menangani aktivis armada kapal tidak sesuai dengan nilai dan norma Israel," ujar Netanyahu.
Baca juga:
- Kunjungi Al Aqsa, Menteri Sayap Kanan Ekstrem Israel: Saya Seperti Pemiliknya
- Hanya Anjuran Tanpa Sanksi, Uni Eropa Tanggapi UU Hukuman Mati Israel Bidik Warga Palestina
- Parlemen Israel Sahkan UU Hukuman Mati Targetkan Warga Palestina, Yahudi Dikecualikan
- 200 Selebritas Dunia Serukan Bebaskan Marwan Barghouti yang Terancam Tewas Dipenjara Israel