Suriah Diundang Hadiri KTT G7 di Prancis Juni 2026

JAKARTA - Suriah akan menghadiri KTT G7 sebagai negara tamu di Prancis pada 15-17 Juni mendatang.

Reuters pada Kamis 21 Mei mengutip tiga sumber melaporkan, Suriah akan diwakilkan langsung Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa dalam perhelatan tersebut.

Ini akan menandai partisipasi pertama Suriah dalam KTT G7 sejak forum tersebut didirikan pada tahun 1975.

Salah satu sumber mengatakan, undangan kepada Sharaa untuk menghadiri KTT G7 di Évian-les-Bains, Prancis tenggara, disampaikan langsung kepada Menteri Keuangan Suriah Yisr Barnieh, yang menghadiri pembicaraan keuangan kelompok tersebut awal pekan ini di Paris.

Sumber tersebut, seorang pejabat Suriah, mengatakan bahwa partisipasi Suriah dalam pembicaraan tersebut kemungkinan akan berfokus pada peran negara itu sebagai "pusat strategis potensial untuk rantai pasokan" setelah penutupan Selat Hormuz.

Pengiriman melalui selat tersebut sebagian besar telah terhenti sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari mengguncang ekonomi global.

Suriah, yang muncul dari perang saudara selama 14 tahun sebagai sekutu Barat, berupaya membangun kembali ekonomi yang hancur akibat konflik dan sanksi selama bertahun-tahun.

Meskipun sebagian besar sanksi yang diberlakukan ke Suriah selama pemerintahan mantan Presiden Hafez dan Bashar Assad telah dilonggarkan, untuk menarik investasi asing dan memulihkan hubungan perbankan berjalan normal terbukti lambat dan lebih sulit daripada yang diharapkan banyak pejabat.