Indonesia Fair Nagoya 2026 Wujud Nyata Diplomasi People-to-People
JAKARTA - Kemeriahan Indonesia Fair Nagoya 2026 merupakan wujud nyata diplomasi people-to-people, kata Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung.
Digelar di Hikari Plaza, Nagoya, gelaran ini sukses menghadirkan oase Nusantara di tengah Prefektur Aichi, menjadi pengobat rindu hangatnya kebersamaan dan meriahnya kesenian kampung halaman.
"Kemeriahan Indonesia Fair 2026 Nagoya menjadi wujud nyata diplomasi people-to-people. Melalui cita rasa sajian masakan dan keindahan seni, kita bersama mempersembahkan keramahan budaya agar masyarakat Jepang semakin mengenal dan jatuh cinta pada pesona Indonesia," kata Wadubes Maria Renata, melansir keterangan KBRI Tokyo (6/5).
Digelar pada 1-3 Mei 2026, Indonesia Fair 2026 Nagoya menyuguhkan pameran produk kreatif serta aneka kuliner Nusantara yang mencerminkan inovasi, kualitas, dan kekayaan karya anak bangsa.
Lebih dari itu, Indonesia Fair juga menghadirkan pengalaman budaya yang hidup melalui berbagai pertunjukan seni dan hiburan musik yang membawa kita lebih dekat dengan jiwa Indonesia.
"Momen ini sekaligus menegaskan peran setiap diaspora sebagai duta bangsa di perantauan. Indonesia dan Jepang memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin erat, dan kegiatan seperti ini menjadi jembatan penting dalam mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara," ujar Wadubes RI.
Dalam kesempatan ini KBRI Tokyo juga menggelar Pelayanan Kekonsuleran dan Imigrasi yang diikuti oleh ratusan WNI yang memanfaatkan kesempatan ini. Untuk pelayanan Imigrasi KBRI Tokyo melayani 600 orang WNI.
Sementara itu untuk Pelayanan Kekonsuleran ada 29 orang WNI, diantaranya meliputi konsultasi layanan surat keterangan lahir; konsultasi layanan pernikahan; konsultasi keterangan pindah; layanan Lapor Diri hingga Legalisasi Dokumen.
Baca juga:
- AU Israel Siap Mengerahkan Seluruh Jet Tempurnya Melawan Iran Jika Diperlukan
- Alas Kaki dan Produk Turunan Kelapa Sawit Miliki Potensi Besar dalam Hubungan Indonesia-Jepang
- Kamboja Intensifkan Pemberantasan Jaringan Penipuan Daring, Jumlah Lapor Diri WNI Kembali Meningkat
- Menlu AS Bilang Kesepakatan Damai Lebanon-Israel Dapat Dicapai, Hizbullah Jadi Masalah
Terpisah, selain menghadiri forum bisnis Indonesia-Japan Meeting and Partnership (IJMP) 2026 dan Indonesia Fair Nagoya 2026 dalam kunjungan ke Nagoya, Wadubes Maria Renata berkesempatan mengunjungi para pekerja Indonesia di salah satu perusahaan laundry ‘Meitetsu Cleaning’ di Nagoya-shi, Nishi-ku, Kisei-cho, Aichi. Meitetsu Cleaning mempekerjakan sekitar 12 pekerja dari Indonesia. Selain bertemu dengan pimpinan perusahaan, DCM Renata juga berdialog dengan tujuh orang WNI yang bekerja di Meitetsu Cleaning.