Operasional Haji 2026 Resmi Dimulai, 391 Jemaah Kloter Pertama Berangkat dari Soekarno-Hatta
JAKARTA — Sebanyak 391 calon haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Pondok Gede resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu 22 April dini hari. Keberangkatan ini menjadi penanda dimulainya operasional haji 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Ratusan jemaah diterbangkan menuju Madinah sekitar pukul 00.45 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Terminal 2F yang dikhususkan untuk penerbangan haji.
“Asal Embarkasi Pondok Gede sebanyak kurang lebih 391 orang. Mereka memasuki Terminal 2F untuk menjalani proses persiapan sebelum diterbangkan,” kata Asisten Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan dikutip Antara.
Sebelum keberangkatan, jemaah menjalani proses pemeriksaan melalui layanan Makkah Route atau fast track keimigrasian Arab Saudi, sehingga setibanya di Madinah tidak perlu antre panjang.
Baca juga:
Pada hari pertama operasional, bandara melayani empat kloter keberangkatan yang berasal dari Embarkasi Pondok Gede, Bekasi, dan Banten.
Untuk mendukung kelancaran, pengelola bandara menyiapkan sejumlah fasilitas, termasuk ruang ibadah berkapasitas hingga 1.000 orang serta empat ruang tunggu masing-masing berkapasitas sekitar 450 orang.
Selain itu, tersedia 10 konter layanan Makkah Route dengan teknologi terbaru guna mempercepat pemeriksaan dokumen jemaah.
“Kami memastikan prosesnya lebih lancar dan nyaman bagi jemaah,” ujar Yudistiawan.
Dari sisi layanan kesehatan, bandara bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan untuk menyiapkan fasilitas medis serta penanganan darurat. Layanan kursi roda dan petugas pendamping juga disediakan bagi jemaah yang membutuhkan.
Selama musim haji tahun ini, sekitar 200 petugas disiagakan di Terminal 2F untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar.