Perbedaan Vasektomi dan Kebiri: Tujuan, Prosedur, dan Dampaknya
YOGYAKARTA -Perbedaan kebiri dan vasektomi mungkin masih belum terlalu dipahami oleh banyak orang. Terlebih, dua prosedur ini sama-sama berpengaruh terhadap kesuburan pria. Kebiri dan vasektomi pada pria juga ikut memengaruhi kelenjar prostat, produksi testosteron, dan vas deferens dalam sistem reproduksi. Selain itu, kedua prosedur ini juga berhubungan dengan hormon dan kemandulan pada pria.
Namun, tahukah Anda, prosedur kebiri dan vasektomi sangat berbeda. Termasuk dari tujuannya, sehingga efek yang dirasakan juga tidak sama. Untuk selengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.
Perbedaan Vasektomi dan Kebiri
Dilansir dari Healthline, kebiri adalah tindakan pembedahan untuk mengangkat salah satu atau kedua testis. Prosedur yang disebut orkiektomi bilateral ini umumnya diterapkan pada pria dengan tujuan untuk mengurangi kadar testosteron. Selain pembedahan, kebiri juga dapat dilakukan dengan obat, tindakan ini dinamakan kebiri kimia.
Sementara itu, vasektomi adalah prosedur pembedahan yang bertujuan untuk menghentikan sperma keluar dari penis laki-laki. Prosedur ini dilakukan untuk mengendalikan kelahiran atau kontrasepsi secara permanen.
Perbedaan tujuan kebiri dan vasektomi
Prosedur kebiri dengan pembedahan umumnya dilakukan untuk membantu pengobatan kanker prostat atau karena kondisi kesehatan lainnya. Demikian pula dengan prosedur kebiri kimia yang berfungsi sebagai salah satu pengobatan kanker prostat pada lelaki. Termasuk membantu untuk memperlambat penyebaran kanker. Hal ini diterapkan dengan cara menurunkan kadar hormon pria atau androgen.
Tindakan kebiri kimia juga diterapkan di beberapa negara sebagai hukuman bagi penjahat seksual. Ini karena kebiri kimia dapat mengurangi libido, sehingga diyakini dapat mencegah pelaku kekerasan seksual untuk mengulang perbuatannya.
Sementara itu, vasektomi juga berperan sebagai alat kontrasepsi pria yang bersifat permanen. Tujuannya tentu untuk mencegah kehamilan pada wanita. Meski vasektomi sangat aman dan efektif untuk mencegah kehamilan, tetapi prosedur ini tidak melindungi pria dari penyakit.
Baca juga:
Perbedaan prosedur kebiri dan vasektomi
Prosedur kebiri secara pembedahan diterapkan dengan mengangkat testis dari tubuh, terutama bagi penderita kanker prostat. Tindakan ini selanjutnya akan mempengaruhi bentuk testis pada pria. Hal ini berbeda dari prosedur kebiri kimia.
Dilansir dari Healthline, pengebirian kimia dilakukan dengan obat oral, suntikan, atau implan di bawah kulit. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kadar hormon pada pria, tetapi tidak ada perubahan langsung pada tampilan testis. Umumnya, prosedur kebiri kimia harus diulang sebulan sekali atau setahun sekali, tergantung dari obat dan dosisnya.
Adapun prosedur vasektomi yang umumnya ditawarkan dokter ada 2 jenis, yaitu vasektomi dengan pembedahan dan vasektomi tanpa pisau bedah. Dilansir dari laman Cleveland Clinic, kedua prosedur ini tetap harus menggunakan anestesi lokal agar skrotum mati rasa. Anestesi diberikan dalam bentuk suntikan.
Proedur dua jenis vasektomi yaitu membagi dan menutup ujung vas deferens atau saluran yang membawa sperma, sehingga sperma tidak akan masuk. Proses ini menghentikan sperma agar tidak bercampur dengan air mani dan keluar saat pria mengalami ejakulasi. Dokter bedah akan membuat lubang di kulit dan memegang vas deferens. Vas deferens selanjutnya dibagi dan diikat, dijepit, atau dibakar dengan arus listrik untuk menutup luka.
Dampak kebiri dan vasektomi pada kesuburan laki-laki
Kebiri ataupun vasektomi akan menyebabkan kemandulan pria. Namun, keduanya memberikan dampak kesuburan yang berbeda. Kebiri akan memberhentikan produksi sperma secara total pada tubuh pria.
Adapun vasektomi hanya mencegah sperma untuk dikeluarkan melalui ejakulasi. Dengan kata lain, pria masih dapat memproduksi sperma setelah dilakukan tindakan vasektomi, tetapi sperma tidak akan mencapai kelenjar prostat atau dikeluarkan saat ejakulasi. Oleh sebab itu, vasektomi sering dianggap sebagai pendekatan yang lebih direkomendasikan bagi pria yang hendak mempertahankan kadar hormon mereka.
Demikian ulasan mengenai perbedaan vasektomi dan kebiri. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.