PDIP Ajak Kekuatan Politik RI Bersatu Tuntut Keadilan Personel TNI UNIFIL Tewas di Lebanon
JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) mengajak semua pihak bersatu menuntut keadilan bagi Praka Farizal Rhomadhon yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia dilaporkan meninggal dunia akibat insiden yang melibatkan militer Israel (IDF) dan kelompok Hizbullah pada Minggu, 29 Maret.
Hal ini disampaikan PDIP melalui pernyataan sikap resmi yang dikeluarkan pada hari ini, 30 Maret. Surat eksternal tersebut dikeluarkan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
“Mengajak seluruh kekuatan politik nasional untuk bersatu dan bekerja sama dalam menuntut keadilan bagi prajurit yang gugur,” demikian dikutip dari pernyataan sikap tersebut.
PDIP lewat pernyataan tertulisnya mendesak kepastian terhadap keselamatan 1.200 prajurit TNI yang bertugas di Libanon. Partai berlambang banteng ini juga mengutuk tindakan dari pihak manapun yang mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan personel perdamaian PBB.
“Serangan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi DK PBB 1701 dan hukum humaniter internasional,” tegas mereka.
Lebih lanjut, PDIP mendukung UNIFIL membuka investigasi independen. “Dan mendesak agar hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik dan Dewan Keamanan PBB.”
Terakhir, PDIP mendorong pemerintah Indonesia mengambil peran kepemimpinan di antara negara-negara pengirim pasukan atau Troop Contributing Countries. Langkah ini penting guna memperkuat rezim perlindungan personel perdamaian PBB, “termasuk melalui kajian ulang Rules of Engagement yang lebih protektif.”
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengucapkan bela sungkawa terhadap Praka Farizal Romadhon. Ia telah memberi instruksi kepada seluruh jajaran partai memberikan penghormatan terbaik.
“Serta mengusulkan kepada negara untuk memberikan kenaikan pangkat anumerta, jaminan hari tua, dan masa depan pendidikan anaknya.”
“Keluarga besar PDI Perjuangan juga akan bergotong royong membantu keluarga korban, termasuk pemberian santunan rumah ataupun ke depan beasiswa bagi anaknya yang saat ini baru berusia dua tahun.”
Baca juga:
- Muncul Pembicaraan Pembangunan Pangkalan Militer AS di Seluruh Israel
- Kutuk Israel, Iran Ucapkan Duka Atas Gugurnya Personel TNI UNIFIL di Lebanon
- Ide dan Editing Video Dihargai Nol Rupiah, Demokrat: Penghinaan Profesi Pekerja Kreatif
- Pramono Soroti Pendatang Baru di Jakarta, Banyak yang Belum Punya Tujuan
Diberitakan sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon yang sedang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Dia juga mengecam keras serangan Israel di Libanon Selatan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Peristiwa ini juga turut membuat tiga prajurit terluka. Berdasarkan laporan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Narsullah, satu prajurit yang terluka berat adalah Praka Rico Pramudia dan yang mengalami luka ringan adalah Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan.