Cara Mudah Mengatur Pola Tidur Selama Puasa Ramadan
JAKARTA - Saat berpuasa, pola tidur kemungkinan akan terganggu, dengan bangun lebih awal untuk sahur. Dengan waktu tidur yang bisa kurang di malam hari, tubuh akan terasa lemas.
Selain itu, seseorang bisa saja menghabiskan waktu puasa dengan tidur panjang di siang hari. Namun, tidur berlebihan seperti ini tidak baik untuk kesehatan, karena bisa membuat tubuh makin lemas, tidak bugar, dan menimbun lemak.
Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola tidur yang baik selama puasa. Berikut beberapa cara mengaturnya yang bisa Anda terapkan, dikutip dari American Hospital Dubai, pada Jumat, 20 Februari 2026.
1. Sempatkan untuk tidur siang
Tidur siang akan membantu melengkapi waktu tidur Anda yang hilang di malam hari saat berpuasa. Dengan menyempatkan tidur siang, tubuh akan memiliki energi lebih dan makin bersemangatn untuk beraktivitas.
Namun, durasi tidur siang tidak terlalu lama, karena bisa menurunkan produktivitas. Cukup selama 30 sampai 60 menit saja, agar tubuh kembali berenergi.
2. Tidur malam lebih cepat
Saat bulan puasa, Anda pasti harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur. Supaya jam tidur tidak terganggu, maka tidurlah lebih cepat, seperti jika Anda biasa tidur jam 11 malam, maka bisa tidur satu atau dua jam lebih awal selama puasa.
Baca juga:
3. Tidur setelah sahur
Untuk sebagian orang mengatakan bahwa tidur setelah sahur memang membawa dampak negatif untuk tubuh. Namun, jika rasa kantuk sudah tidak tertahankan lagi dan agar bisa produktif di siang hari, tidak masalah untuk tidur sebentar setelah sahur.
4. Kurangi kafein, gula, dan makanan berlemak
Selama berpuasa, sebaiknya kurangi konsumsi kafein, gula, dan makanan berlemak. Semua asupan tersebut dapat menunda tidur dan tubuh harus bekerja lebih ekstra untuk mencernanya dengan baik.