Sering Dianggap Sepele, 7 Penyebab Bulu Mata Sering Rontok yang Jarang Diketahui

YOGYAKARTA - Pernahkah Anda merasa cemas saat melihat bulu mata banyak tertinggal di kapas pembersih? Nah, memahami penyebab bulu mata sering rontok sangat krusial agar kondisi ini tidak semakin parah.

Banyak orang mengira hal ini normal, padahal rontok yang berlebihan bisa menandakan adanya suatu masalah kesehatan tertentu. Jangan sampai penampilan mata Anda terganggu hanya karena mengabaikan tanda-tanda kecil ini.

Mengapa Bulu Mata Bisa Rontok Berlebihan?

Dilansir VOI dari laman American Academy of Ophthalmology (AAO), sama seperti rambut di kepala, bulu mata memiliki siklus alami. Secara normal, manusia akan kehilangan satu hingga lima helai bulu mata setiap harinya.

Perlu Anda ketahui, bulu mata akan tumbuh, rontok, dan mengganti dirinya sendiri dalam siklus 6 hingga 10 minggu.

Namun, jika kerontokan terjadi sangat cepat dan masif (dikenal secara medis sebagai madarosis), ini adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh atau kebiasaan kecantikan Anda.

7 Penyebab Bulu Mata Sering Rontok yang Jarang Disadari

Disarikan dari laman AAO dan Cleveland Clinic, berdasarkan penjelasan medis, berikut adalah beberapa faktor utama yang sering kali luput dari perhatian:

  • Iritasi dan Trauma Produk Kecantikan

Penggunaan eyelash extension, penjepit bulu mata yang dipanaskan, hingga prosedur lash lift dapat merusak folikel bulu mata yang halus.

Beban berat dari bulu mata palsu bisa memicu traction alopecia atau kerontokan akibat tekanan atau tarikan terus-menerus. Selain itu, alergi terhadap lem bulu mata sering kali menjadi pemicu utama.

  • Blefaritis (Peradangan Kelopak Mata)

Jika rontok disertai rasa gatal, panas, atau kemerahan, bisa jadi Anda mengalami Blefaritis. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak di dekat dasar bulu mata tersumbat, memicu peradangan kronis yang merusak folikel rambut.

Baca juga artikel yang membahas 8 Cara Memanjangkan Bulu Mata Secara Alami dan Aman

  • Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid berfungsi mengontrol hormon tubuh. Baik hipertiroidisme (kelebihan hormon) maupun hipotiroidisme (kekurangan hormon) dapat menyebabkan bulu mata dan rambut di area lain menipis secara signifikan.

  • Penyakit Autoimun (Alopecia)

Kemudian penyakit seperti Alopecia Areata menyebabkan sistem imun menyerang folikel rambut sendiri. Jika Anda menyadari kerontokan tidak hanya pada mata, tapi juga pada alis dan kulit kepala, segera konsultasikan ke dokter.

  • Defisiensi Nutrisi dan Vitamin

Faktanya bulu mata membutuhkan asupan Biotin, Zinc, dan zat besi yang cukup. Kurangnya nutrisi ini membuat akar bulu mata rapuh. Namun, hindari konsumsi suplemen dosis tinggi tanpa pengawasan medis karena dapat bersifat toksik.

  • Stres dan Kondisi Psikologis

Stres kronis dapat menghentikan fase pertumbuhan rambut. Selain itu, ada kondisi psikologis bernama Trichotillomania, di mana seseorang secara tidak sadar sering menarik bulu mata mereka sendiri saat merasa tertekan atau cemas.

  • Efek Samping Obat-obatan

Terdapat beberapa jenis obat, seperti pengencer darah atau obat depresi tertentu, memiliki efek samping berupa kerontokan rambut dan bulu mata. Pasien yang menjalani kemoterapi atau radiasi juga biasanya mengalami penipisan ini.

Cara Mencegah dan Mengatasi Kerontokan

Untuk menjaga kesehatan bulu mata, sebenarnya cukup sederhana namun butuh konsistensi, berikut beberapa rutinitas yang harus Anda biasakan:

  • Kebersihan adalah Kunci: Cuci wajah dan kelopak mata setiap hari dengan sabun lembut dan air untuk mencegah penyumbatan kelenjar minyak.
  • Diet Sehat: Konsumsi protein, buah-buahan, sayuran, dan makanan kaya zat besi.
  • Istirahatkan Bulu Mata: Beri jeda beberapa bulan sebelum melakukan prosedur kecantikan kimiawi atau pemasangan bulu mata palsu kembali.

Namun jangan menunda pemeriksaan jika kerontokan terjadi pada kedua kelopak mata sekaligus, disertai perubahan tekstur kulit seperti bersisik, atau jika Anda mulai mengalami gangguan penglihatan.

Penanganan dini pada penyebab bulu mata sering rontok dapat mencegah kerusakan permanen pada folikel Anda.

Penting bagi Anda untuk segera mengevaluasi kebiasaan harian demi mengatasi penyebab bulu mata sering rontok. Dengan perawatan yang tepat dan asupan nutrisi seimbang, kesehatan mata Anda pun akan terjaga optimal.