Gabungkan Nostalgia dan Masa Kini, Drama Musikal Bukan Cinta Galih/Ratna Siap Memikat Hati
JAKARTA - Kisah cinta Galih dan Ratna telah terukir abadi sebagai salah satu karya yang dikagumi. Terinspirasi dari pasangan serasi itu serta lagu-lagu ciptaan Guruh Sukarnoputra, drama musikal Bukan Cinta Galih/Ratna siap dipentaskan bulan depan.
Diproduksi oleh Kinarya GSP dan Sthana Pentas 6, musikal ini akan membawa cerita legendaris era 80an itu ke hadapan Gen-Z. Sebuah tantangan besar sekaligus menarik bagi sutradara, Mikail Edwin Rizky untuk membuat benang merah antargenerasi lewat musikal ini.
Untuk menggaet penonton lintas usia, pementasan ini mengusung genre romantic comedy. Mikail menjanjikan akan ada berbagai plot twist dan kejutan yang tersaji di sepanjang plot ceritanya nanti.
Musikal ini mengusung tagline Bukan Kisah Cinta yang Kamu Kira, sebagai janji cerita seru yang bakal tak tertebak. Xavier El Masrur dan Salshadilla Indradjaja didapuk sebagai pemeran utama Galih dan Ratna, yang siap menjembatani euforia kisah abadi ini pada pemirsa lintas generasi.
Keduanya mengaku sangat terhormat mendapat kesempatan untuk memerankan karakter legendaris yang sudah diinterpretasi di beberapa film. Bagi Salsha dan Xavier, menggabungkan interpretasi cerita asli, para pemeran lain maupun diri sendiri jadi kunci untuk total dalam membawakannya.
Baca juga:
"Aku mencari gimana caranya membuat Ratna relevan di masa kini juga dengan penonton yang satu generasi sama aku tapi nggak jauh-jauh dari materi skrip yang diberikan, Aku berterima kasih banget kepada tim produksi udah mempercayakan karakter se-ikonik dan se-diingat itu oleh penonton," kata Salshadilla dalam temu media di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 8 Januari.
Pementasan Bukan Cinta Galih/Ratna juga akan melibatkan sang pemeran Ratna dari era 80an, Yessy Gusman. Ia akan kembali memerankan karakter ikonik itu dalam versi zaman sekarang. Sementara Salsha dan Xavier diceritakan bakal kembali ke era 80 dengan diiringi lagu-lagu ciptaan Guruh Sukarnoputra di antaranya Puspa Indah Taman Hati, Keranjingan Disko, Anak Jalanan dan Jenuh. Akan ada juga beberapa lagu orisinal yang khusus diciptakan untuk pementasan nanti.
Drama musikal ini siap dipentaskan pada Sabtu 7 Februari 2026 dalam dua jadwal pertunjukan, yaitu pukul 15.30 WIB dan pukul 19.30 WIB di Teater Besar Taman Ismail Marzuki. "Pastinya akan banyak plot twist di sepanjang ceritanya, jadi jangan lupa nonton langsung 7 Februari," tandas Mika, sutradara yang masih berusia 18 tahun.