Presiden Meksiko Sheinbaum Tegaskan kembali Penolakan Intervensi AS di Negara Lain
JAKARTA - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Hari Senin menegaskan kembali penentangannya terhadap serangan Amerika Serikat ke negara lain, termasuk Venezuela dan ekstradisi pemimpin negara itu.
Amerika Serikat menggelar operasi militer di ibu kota Venezuela, Caracas akhir pekan lalu yang diikuti penangkapan terhadap Presiden Nicolas Maduro dan istria Cilia Flores.
"Kami secara tegas menolak intervensi dalam urusan internal negara lain," tegas Presiden Sheinbaum, mengulangi pernyataan sebelumnya, melansir Al Arabiya dari Reuters (6/1).
Pemimpin Meksiko itu menambahkan, Meksiko adalah negara berdaulat dan bekerja sama dengan AS dalam hal perdagangan narkoba dan keamanan.
Pernyataan Presiden Sheinbaum ini menyusul komentar Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan yang mengisyaratkan tindakan militer di Meksiko untuk memerangi kartel narkoba.
Diketahui, Presiden Maduro dan istrinya dibawa ke Negeri Paman Sam dan dihadapkan ke pengadilan federal di New York pada Hari Senin.
Dalam persidangan kemarin, Presiden Maduro mengaku tidak bersalah atas empat dakwaan yang dikenakan kepadanya, yakni: terorisme narkoba, konspirasi impor kokain, serta kepemilikan senapan mesin dan alat peledak.
Baca juga:
- Presiden Kolombia Siap 'Mengangkat Senjata' Menghadapi Ancaman Presiden Trump
- Delcy Rodriguez Dilantik Sebagai Presiden Sementara Venezuela
- Nicolas Maduro Tegaskan Masih Presiden Venezuela dan Mengaku Tidak Bersalah di Pengadilan AS
- Uni Eropa Melihat Aksi Militer AS di Venezuela Menciptakan Peluang untuk Transisi Demokrasi
Sang istri juga menyatakan tidak bersalah. Rencananya, persidangan keduanya akan dilanjutkan pada 17 Maret mendatang.