Pembangunan Arena Seluncur Es di Sekitar Patung Pavarotti Tuai Kritik

JAKARTA - Otoritas Italia berada pada posisi sulit, setelah arena seluncur es dibangun di sekitar patung perunggu penyanyi tenor terkenal Luciano Pavarotti menuai kritik.

Terletak di Kota Pesaro, Italia utara, monumen tersebut menampilkan Pavarotti mengenakan jas ekor, memegang saputangan khasnya di tangan.

Nicoletta Mantovani, istri terakhir Pavarotti – yang meninggal karena kanker pankreas pada usia 71 tahun pada tahun 2007 – mengkritik penempatan arena seluncur es di sekitar patung seukuran aslinya untuk mendiang suaminya itu tidak menghormatinya.

"Saya menyesal kota mengizinkan hal seperti ini, karena hal itu memengaruhi citra Luciano dan rasa hormat yang pantas dia dapatkan," katanya kepada surat kabar Il Resto del Carlino, seperti dikutip dari CNN (1/1).

"Ini tidak benar," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pesaro Andrea Biancani, menuai kecaman setelah mengunggah gambar yang diedit dari penyanyi tenor terkenal itu sedang bermain seluncur es, lengkap dengan tongkat hoki, di Facebook pada 23 November.

Dalam unggahan tersebut, ia menyarankan para pemain seluncur es untuk #daiUnCinqueAPavarotti" atau "bertepuk tangan" dengan patung tersebut.

"Senyumnya, humornya, kemampuannya untuk melihat sisi terang dari segala sesuatu."

"Jangan pernah kita kehilangan itu," tulisnya di unggahan tersebut setelah kritik Mantovani.

Biancani menjelaskan, kota memutuskan untuk meresmikan arena seluncur es untuk memulai musim liburan sesuai rencana, meskipun ada nada yang kurang baik.

Unggahan wali kota menuai beberapa komentar kritis, dengan kekhawatiran tentang keselamatan, jika orang mencoba bertepuk tangan dengan patung tersebut, serta kekhawatiran tentang selera yang buruk.

Biancani telah secara resmi meminta maaf kepada Mantovani, sementara seorang juru bicara balai kota mengatakan kepada CNN, bukan niat mereka untuk menyinggung keluarga penyanyi atau warisannya.

Juru bicara tersebut mengataka, para pemasang secara keliru membangun arena seluncur es di sekitar patung, bukan di sebelahnya.

"Tidak ada niat untuk tidak menghormati," kata juru bicara tersebut kepada CNN atas nama wali kota, menambahkan keberadaan Pavarotti yang tertanam di es bukanlah bagian dari rencana awal untuk arena seluncur es Natal.

"Saya diyakinkan bahwa Pavarotti tidak akan disentuh atau dimasukkan ke dalam lantai arena seluncur es," katanya kepada media setempat.

Meskipun para pejabat mengatakan tidak mungkin membongkar arena seluncur es atau memindahkan patung tersebut pada tahap ini, mereka telah membangun tembok pendek di sekelilingnya, memisahkannya dari bagian arena lainnya.

Namun, para pemain seluncur es masih dapat menyentuh monumen tersebut jika mereka melewati dekat tepi tembok.

Patung Pavarotti diresmikan pada April 2024 untuk menghormati mendiang penyanyi dan istrinya yang memiliki rumah liburan di Pantai Adriatik di dekatnya.

Pavarotti dianggap sebagai salah satu tenor terhebat sepanjang masa dan telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia.

Kolaborasinya dengan Placido Domingo dan Jose Carreras sebagai The Three Tenors menghasilkan album klasik terlaris dalam sejarah.

Diketahui, penampilan publik terakhir Pavarotti adalah selama Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin.