Informasi Objek Wisata Penglipuran Bali

YOGYAKARTA – Objek wisata Penglipuran adalah berupa desa wisata yang lokasinya ada di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Tempat ini dikenal sebagai objek wisata budaya yang sangat lekat dengan Bali. Objek wisata Penglipuran tidak hanya menampilkan kebudayaan khas Bali, terdapat pula area hutan yang sampai sekarang dijaga dengan baik.

Objek Wisata Penglipuran

Dilansir dari kemenparekraf.go.id, Wisata Penglipuran memiliki luas wilayah 112 Ha dengan dibagi ke beberapa bagian yaitu lahan pertanian, hutan bambu, hutan kayu, pemukiman, tempat suci, dan fasilitas umum. Objek wisata ini bisa ditempuh dengan mudah dari Bandara Internasional Ngurah Rai dengan durasi tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit.

Sebagai salah satu desa tertua di Bali, Penglipuran cukup terkenal di kalangan wisatawan karena hawanya yang sejuk serta objek wisatanya yang sangat beragam. Berikut ini objek wiisata di Penglipuran Bali.

  • Wisata Desa Adat

Hingga saat ini Penglipuran dianggap sebagai salah satu desa adat terbaik yang ada di Indonesia. Anggapan itu diberikan lantaran Penglipuran masih menjaga penataan fisik dan desa yang secara turun temurun dijaga. Selain itu di desa ini masih menerapkan aturan-aturan adat yang unik. Tak heran jika Panglipuran dapat membantu wisatawan memahami Bali dengan baik.

  • Bangunan Penglipuran

Desa Penglipuran masih menjaga bangunan-bangunan khas Bali yang sangat unik. Di tempat ini wisatawan bisa menikmati arsitektur maupun tata ruang yang terjaga secara turun temurun. Masyarakat desa sendiri menerapkan konsep tata ruang Tri Mandala.

  • Objek Wisata Budaya

Bentuk wisata budaya lain yang bisa dijumpai di Penglipuran adalah adanya ritual-ritual khas Bali. Masyarakat di desa tersebut masih melakukan berbagai ritual keagamaan. Selain itu banyak pula digelar festival budaya seperti parade pakaian, festival tari, dan masih banyak lagi.

  • Objek wisata kuliner

Saat berkunjung ke Penglipuran, jangan lupa untuk menikmati kuliner khasnya yang bernama loloh cemcem, minuman yang terbuat dari daun cemcem atau kloncing. Selain itu ada juga tipat cantok yang berupa ketupat dan sayur rebus, serta bumbu kacang. Makanan ini tidak banyak ditemui di luar Bali sehingga belum sah jika ke Penglipuran belum merasakan kuliner ini.

  • Wisata Ekologi

Tak lengkap rasanya jika wisatawan yang ke Penglipuran tidak mencoba wisata ekologi yang disediakan oleh pengelola yakni jelajah hutan bambu. Wisatawan bisa menikmati spot cantik yang tersembunyi di hutan bambu sambil berfoto-foto.

  • Belanja kerajinan bambu

Sebelum pulang, sempatkanlah untuk membeli kerajinan tangan dari bambu khas penglipuran. Di desa ini ada banyak jenis pernak-pernik yang bisa dibeli dan dijadikan sebagai oleh-oleh. Wisatawan juga bisa belajar membuat kerajinan tangan dengan dipandu oleh penduduk lokal.

Itulah objek wisata Penglipuran. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.