Ketahui Jenis-jenis Pohon Ketapang yang Digunakan sebagai Peneduh maupun Penghias
YOGYAKARTA - Pohon ketapang (Terminalia catappa) dikenal sebagai tanaman peneduh sekaligus tanaman hias yang banyak dijumpai di Indonesia. Karena sifatnya yang adaptif, ketapang mudah tumbuh baik di pantai, perkotaan, maupun pedesaan.
Pohon ketapang sering dimanfaatkan sebagai penenduh karena memiliki tajuk yang lebar dan tinggi. Selain sebagai peneduh, ada juga jenis ketapang yang juga digunakan sebagai pohon hias. Berikut akan dibahas jenis-jenis pohon ketapang yang sering ditanam sebagai peneduh maupun pohon hias.
4 Jenis Pohon Ketapang
Dilansir dari Tanisejahtera, pohon ketapang ada empat jenis pohon ketapang yakni ketapang laut, ketapang kencana, ketapang kencana varigata, dan ketapang biola.
- Ketapang Laut
Ketapang laut merupakan jenis pohon ketapang yang paling sering dijumpai di wilayah pesisir pantai. Meski demikian, jenis ini juga banyak ditanam di area perkotaan sebagai pohon pelindung dari panas. Habitat aslinya yang dekat laut membuat ketapang laut sangat tahan terhadap angin dan kondisi tanah berpasir.
Ciri khas ketapang laut yakni ukuran daunnya yang besar dan tebal. Bentuk daunnya menyerupai tetesan air dengan ujung membulat yang khas. Tajuknya yang melebar membuat pohon ini efektif digunakan sebagai peneduh jalan.
Selain sebagai peneduh, daun ketapang laut kering juga sering dimanfaatkan untuk mengobati ikan hias seperti cupang. Cara penggunaannya cukup dengan merendam daun ketapang kering ke dalam air akuarium.
- Ketapang Kencana (Ketapang Mini atau Ketapang Sentani)
Ketapang kencana dikenal sebagai ketapang mini karena ukuran daunnya lebih kecil dibanding daun ketapang pada umumnya. Meskipun kecil, jumlah daunnya sangat banyak dan tumbuh dengan cepat. Kondisi ini membuat tajuknya tetap rimbun dan efektif menahan sinar matahari.
Pohon ketapang kencana sering ditanam di area parkir kendaraan dan trotoar jalan. Tajuknya yang rapat mampu memberikan keteduhan merata bagi pejalan kaki maupun kendaraan.
Namun, pertumbuhan batang ketapang kencana perlu diperhatikan secara berkala. Pohon ini dapat tumbuh tinggi dan menjulang sehingga berpotensi mengenai kabel listrik. Karena itu, pemangkasan rutin sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan lingkungan.
Baca juga:
- Ketapang Kencana Varigata (Ketapang Putih)
Ketapang kencana varigata memiliki warna daun putih. Kata varigata berarti putih, sedangkan kencana merujuk ke ukuran daunnya yang kecil. Kombinasi ini menjadikan ketapang putih tampil unik dan menarik.
Jenis ketapang ini lebih sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Nilai estetiknya tinggi sehingga cocok ditanam di taman rumah, taman kota, atau area dekoratif. Keindahan warna daun menjadi daya tarik utama dari ketapang kencana varigata.
Ketapang kencana putih juga tergolong varian eksklusif dengan harga jual yang relatif lebih mahal. Pola pertumbuhan cabangnya membentuk seperti payung atau pagoda alami. Tampilan tersebut menjadikan pohon ini sangat diminati oleh pecinta tanaman hias.
- Ketapang Biola
Ketapang biola dikenal memiliki daun yang sangat lebar dibandingkan jenis ketapang lainnya. Ukuran daunnya bahkan jauh lebih besar dari ketapang laut. Bentuk daun inilah yang membuatnya disebut ketapang biola.
Warna daun ketapang biola juga cukup unik dengan hijau pekat di bagian atas dan hijau muda di bagian bawah. Permukaan atas daun terasa licin dan tampak berkilau saat terkena sinar matahari. Sementara itu, bagian bawah daun memiliki tekstur yang lebih berserat.
Ketapang biola umumnya digunakan sebagai tanaman hias, bukan sebagai pohon peneduh. Jarak antar daunnya cukup renggang sehingga sinar matahari masih bisa menembus. Jenis ini cocok ditanam di pot besar atau halaman rumah dengan ruang yang cukup.
Demikian pembahasan jenis-jenis pohon ketapang, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!