Siswi SD Korban Pembunuhan di Cilincing Diimingi Uang Oleh Pelaku Agar Mau Masuk ke Dalam Rumah
JAKARTA - Hasil Visum Et Repertum (VER) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur terhadap jenazah siswi SD berinisial VI (12) terdapat luka jeratan di bagian leher dan bagian kemaluan korban mengeluarkan darah.
"Sudah kita visum, meninggal akibat kehabisan nafas, akibat kekerasan oleh pelaku. Dicekik dan dibekap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Selasa, 14 Oktober 2025.
Sementara dari keterangan pelaku MR kepada polisi, dia mengajak korban ke rumahnya untuk mengambil uang. Kemudian korban disuruh menunggu di dalam rumah tersangka.
Selanjutnya korban ditarik oleh tersangka dan dibanting hingga jatuh. Korban dibekap menggunakan bantal dan lehernya dijerat menggunakan tali charger handphone.
"Kami sita beberapa barang terkait peristiwa, bantal dan kabel. Motif masih kita dalami ya," ujarnya.
Hingga kini, pelaku MR masih dalam pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara.
Baca juga:
Sebelumnya diberitakan, tersangka pembunuhan berinisial MR (17) terhadap korban VI (12) siswi SDN masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Aksi pembunuhan sadis itu berawal diketahui dari adanya kecurigaan ayah korban VI. Pasalnya hingga Senin malam, korban VI tak kunjung pulang ke rumahnya. Rumah pelaku dan korban bertetangga.
"Pertama kali adanya kecurigaan dari ayah korban. Korban dicari keberadaannya oleh ayahnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Selasa, 14 Oktober 2025.
Selanjutnya, salah satu saksi sempat melihat keberadaan korban di rumah pelaku.
"Jadi ada saksi teman korban yang mengatakan kalau korban ada di rumah pelaku," ucapnya.
Kemudian ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian. Warga dan polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian guna mencari keberadaan korban.
"Awalnya pelaku sempat mengelak tidak mengakui jika korban ada di rumahnya. Namun setelah polisi datang kemudian dilakukan interogasi dan pengecekan di dalam kamar pelaku akhirnya ditemukan korban," katanya.