PM Prancis Mundur Usai Ancaman Penggulingan Pemerintahan, Padahal Baru 14 Jam Tunjuk Kabinet
JAKARTA - Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengundurkan diri hanya 14 jam setelah membentuk kabinet barunya. Hal ini terjadi setelah sekutu dan musuh mengancam akan menggulingkan pemerintahannya, yang menyebabkan saham dan euro merosot tajam.
Pengunduran dirinya yang cepat ini tidak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya, serta menandai semakin dalamnya krisis politik Prancis.
Kelompok sayap kanan ekstrem National Rally segera mendesak Presiden Emmanuel Macron untuk mengadakan pemilihan parlemen dadakan.
Setelah berminggu-minggu berkonsultasi dengan berbagai partai politik, Lecornu, sekutu dekat Macron, telah menunjuk para menterinya pada Minggu dan mereka dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan pertama mereka pada Senin, 6 Oktober sore.
Namun, susunan kabinet yang baru telah membuat marah para lawan maupun sekutu, yang menganggapnya terlalu sayap kanan atau kurang tepat.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang berapa lama hal ini akan bertahan, di saat Prancis sudah terjerumus dalam krisis politik, dengan tidak ada satu kelompok pun yang memegang mayoritas di parlemen yang terpecah belah.
Lecornu menyerahkan pengunduran dirinya kepada Macron pada Senin pagi.
"Sebastien Lecornu telah mengajukan pengunduran diri Pemerintahannya kepada Presiden Republik, yang telah menerimanya," kata kantor pers Istana Elysee dilansir Reuters.
Politik Prancis semakin tidak stabil sejak terpilihnya kembali Macron pada tahun 2022 karena tidak ada partai atau kelompok yang memegang mayoritas parlemen.
Baca juga:
Keputusan Macron untuk mengadakan pemilihan umum dadakan tahun lalu memperdalam krisis dengan menghasilkan parlemen yang semakin terfragmentasi.
Lecornu yang baru dilantik bulan lalu, adalah perdana menteri kelima Macron dalam dua tahun.
"Tidak akan ada stabilitas kembali tanpa kembali ke pemungutan suara dan pembubaran Majelis Nasional," kata pemimpin National Rally, Jordan Bardella, setelah Lecornu mengundurkan diri.