Hadiri Jamuan Budaya APEC, Langkah Menbud Fadli Dorong Kolaborasi Industri Kreatif Asia-Pasifik
JAKARTA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menghadiri Jamuan Budaya yang digelar Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, H.E. Chae Hwi-young, di Wooyang Museum of Contemporary Art, Gyeongju, Selasa 26 Agustus 2025. Acara ini menjadi bagian dari Asia-Pacific Economic Cooperation High-Level Dialogue on Cultural & Creative Industries (APEC HLD-CCI) yang menyoroti peran industri budaya dan kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dalam pertemuan itu, Menbud Fadli berdiskusi dengan sejumlah Menteri Kebudayaan negara anggota APEC, di antaranya Carolina Arredondo (Chile), Fabricio Valencia (Peru), dan Tiong King Sing (Malaysia). Mereka membahas penguatan kerja sama lintas negara di sektor budaya dan kreatif untuk inovasi sekaligus diplomasi.
Jamuan ini juga menghadirkan para pemimpin industri hiburan Korea yang dikenal sebagai “Big 4”: Lee Jae-sang (HYBE), J.Y. Park (JYP Entertainment), Jang Cheol (SM Entertainment), dan Yang Min-suk (YG Entertainment). Fadli sempat berbincang langsung dengan J.Y. Park dan Lee Jae-sang, membicarakan peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem industri budaya dan kreatif (Cultural & Creative Industries/CCI) di Asia-Pasifik.
Data terbaru menunjukkan penjualan konten budaya populer Korea mencapai US$10,4 miliar. Efek lanjutannya pada sektor terkait—mulai dari merchandise, konser, pariwisata, mode, kosmetik hingga platform digital—mencapai US$9,54 miliar atau 92 persen dari penjualan langsung. Angka itu menegaskan kuatnya efek domino industri kreatif terhadap ekonomi.
“Industri budaya dan kreatif punya multiplier effect luar biasa bagi perekonomian. Indonesia siap memperluas kolaborasi agar CCI menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, diplomasi budaya, sekaligus wadah inklusi kreatif di kawasan,” tegas Menbud Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 27 Agustus.
Baca juga:
Menbud turut didampingi Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti, serta Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri, Anindita Kusuma.
Jamuan Budaya ini menjadi pembuka APEC HLD-CCI yang akan membahas lebih jauh peran CCI dalam pertumbuhan ekonomi, dampak teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), serta peluang kerja sama budaya untuk kemakmuran bersama Asia-Pasifik. Kehadiran Indonesia menegaskan komitmen memperkuat ekosistem industri kreatif sekaligus memperluas diplomasi budaya di kancah internasional.