Apes! Nenek Usia 68 Tahun Ikut Demo Pro Palestina di Inggris Dituduh Teroris
JAKARTA - Apes benar nasib Marji Mansfield, nenek usia 68 tahun memiliki tujuh cucu ini dituduh teroris lantaran menyalurkan kepeduliannya terhadap warga Palestina yang diinvasi militer Israel.
Tuduhan terhadap mantan konsultan perbankan dari kota Chichester di selatan Inggris itu lantaran dirinya ikut dalam demonstrasi pro Palestina yang diinisiasi organisasi Palestine Action. Tak lama kemudian Palestine Action masuk dalam daftar organisasi terlarang di Inggris.
"Sangat mengejutkan dituduh berpotensi menjadi teroris," kata Mansfield kepada AFP, Jumat 7 Agustus.
Mansfield mengaku tidak pernah tertarik dalam dunia politik. Kehidupan setelah menjalani pensiun hanya menghabiskan waktu bersama keluarga sebagai warga sipil biasa.
Namun, rasa kemanusiaannya tergugah terhadap warga Gaza dan Tepi Barat di Palestina yang dilanda kesusahan, bahkan untuk makan dan minum air bersih. Saat mengetahui ada aksi pro Palestina di Inggris, tak perlu waktu lama bagi Mansfield untuk ikut ambil bagian sebagai peserta demonstrasi.
"Saya hanya bekerja keras, membesarkan keluarga, dan menjalani kehidupan biasa," ujar Mansfield.
Baca juga:
- Puji Promo Seksi Celana Jeans, Trump Ejek Mobil Jaguar: Iklan Bodoh, Bencana Total!
- PAN soal Posisi PDIP Jadi Partai Penyeimbang: Sikap Itu Pernah Kita Rasakan
- MA Bakal Segera Periksa Hakim Pengadil Kasus Tom Lembong
- Tak Pernah Diajak Istana 'Ngobrol' soal Munaslub Golkar, Nusron Wahid: Makanya Saya Santai
Pada awal Juli 2025, pemerintah Inggris melarang kegiatan Palestine Action berdasarkan Undang-Undang Terorisme Inggris. Kebijakan ini diambil Inggris setelah para aktivis Palestine Action menerobos masuk ke pangkalan angkatan udara di Inggris dan merusak dua pesawat untuk mencegah militer negaranya terlibat dengan Israel menyerang Palestina.
Sejak saat itu, kolektif masyarakat sipil Defend Our Juries mengorganisir protes di hampir seluruh Inggris untuk menentang larangan kegiatan Palestine Action. Kepala hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa menggambarkan larangan itu "tidak proporsional".
Menurut anggota Defend Our Juries, Tim Crosland, lebih dari 200 orang telah ditangkap. Mereka terancam hukuman penjara hingga 14 tahun.
Rencana Demonstrasi untuk mendukung Palestine Action yang didirikan pada tahun 2020, direncanakan akan digelar di London pada Sabtu mendatang. Panitia aksi demenstrasi ini memperkirakan setidaknya 500 orang akan hadir. Sementara Polisi Inggris telah memperingatkan semua demonstran dapat ditangkap.