Telan Anggaran Rp305,67 Miliar, Progres Jalan Kretek–Girijati di DIY Sudah 85,33 Persen
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melaporkan, progres pembangunan Jalan Baru Kretek–Girijati di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mencapai 85,33 persen.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menjelaskan, jalan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bentang Alam Gunungkidul dan Pantai Selatan Yogyakarta.
"Keberadaan Jalan Kretek–Girijati akan memperlancar akses antar objek wisata, karena dapat dilalui dari Yogyakarta International Airport, Bandara Adisutjipto serta Kota Yogyakarta," ujar Ermy dalam keterangan tertulis yang diterima VOI, Rabu, 6 Agustus.
Jalan sepanjang 5,64 kilometer itu pun menjadi bagian penting dalam penyelesaian Jalur Jalan Lintas Selatan (JLLS) di DIY.
"Terhubungnya trase tersebut dengan jaringan JLLS sudah ada, dipastikan mampu memperpendek waktu tempuh sekaligus menurunkan biaya logistik untuk pengiriman barang dan jasa," katanya.
Pengerjaan jalan senilai Rp305,67 miliar itu turut memerhatikan aspek lingkungan. Di antaranya, melalui program penghijauan lereng dan infrastruktur penunjang berbasis ekologi.
Baca juga:
Struktur fondasi atau borepile dipasang untuk menjaga kestabilan lereng disertai soil identification tambahan sebelum pelaksanaan. Hal itu pun memastikan kesesuaian desain dengan kondisi aktual.
Komitmen terhadap keberlanjutan diwujudkan pula dengan penghijauan lereng menggunakan erotion blanket berbahan cocomesh.
"Waskita Karya juga melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunan proyek ini. Misalnya terkait pekerjaan konstruksi serta penyediaan layanan," jelas Ermy.