Menlu RI Sugiono: Saudara-saudaraku di Gaza, Kalian Tidak Sendiri dan akan Selalu Diperjuangkan Indonesia
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan rakyat Jalur Gaza khususnya dan Palestina umumnya tidak akan sendirian karena ada Indonesia yang selalu memberikan dukungan dan memperjuangkan mereka.
Hal itu disampaikan Menlu RI dalam orasinya pada "Aksi Akbar Bela Palestina" di Kawasan Monumen Nasional pada Hari Minggu.
Menlu RI mengatakan, aksi tersebut merupakan keterpanggilan bukan hanya karena sebagai sesama Muslim, tetapi panggilan kemanusiaan.
"Kita hadir untuk menyuarakan hati nurani kita melihat keadaan yang menimpai saudara-saudara kita di Gaza, tidak bisa menerima kekejaman dan kekejian yang menimpa saudara-saudara kita di Gaza dan Palestina," seru Menlu RI, Minggu 3 Agustus.
"Rasa kemanusiaan kita terusi, banyak anak-anak, banyak wanita, orang yang tidak berdosa yang menjadi korban dari kekejaman dan kekejian ini," tandasnya.
Menlu mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto sejak pelantikan sudah Palestina sebagai bagian dari agenda pemerintahannya, menegaskan kemerdekaan Palestina bagian dari perjuangan Bangsa Indonesia.
Dikatakannya, hal tersebut bukan ungkapan belaka lantaran itu merupakan amanah UUD 1945, bahwa Indonesia tidak mau ada penjajahan di atas dunia.
"Pemerintah RI konsisten menentang genosida, Pemerintah RI menentang kelaparan yang dijadikan senjata, Pemerintah RI menentang pemindahan masyarakat Palestina dari wilayah tanah airnya," tegas Menlu RI.
"Pemerintah RI akan terus memperjuangan kemerdekaan Negara Palestina," tandasnya.
Menlu RI mengatakan, kendati Indonesia sejauh ini telah mengirimkan bantuan ke Gaza sebagai bentuk wujud aksi nyata, namun perjuangan belum selesai dan masih banyak yang harus dilakukan.
"Lewat pintu diplomasi, lewat meja perundingan, secara updated Presiden RI menyampaikan dan menyuarakan apa yang kita rasakan terhadap saudara-saudara kita di Palestina dan Gaza," jelas Menlu RI.
"Beliau berbicara di forum ASEAN, forum OKI dan forum multilateral lainnya, menyuarakan kemerdekaan Palestina," tandasnya.
Menlu menambahkan, Indonesia akan mengirimkan bantuan makanan, 10 ribu ton beras ke Gaza dalam waktu dekat.
"Saudara-saudaraku di Gaza dan Palestina, kalian tidak sendirian, kalian akan selalu diingat, akan selalu diperjuangkan, akan selalu diperhatikan oleh seluruh rakyat Indonesia," seru Menlu RI.
Baca juga:
- Slovenia Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Perdagangan Senjata dengan Israel
- Presiden Erdogan Sambut Baik Pengumuman Pengakuan Negara Palestina, Berjanji Tekan Israel
- Presiden Erdogan Sambut Baik Pengumuman Pengakuan Negara Palestina, Berjanji Tekan Israel
- Jerman Bakal Kirim Dua Sistem Pertahanan Patriot ke Ukraina
Diketahui, "Aksi Akbar Bela Palestina" kali ini antara lain dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wamenlu RI Anis Matta, Profesor Dr. Dim Syamsuddin, Ustadz Prof. Abdul Shomad, KH Dr. Amir Faishol Fath, hingga KH Cholil Nafis.
Situasi kemanusiaan di Gaza saat ini menjadi sorotan, seiring dengan genosida dan blokade Israel, menyebabkan wilayah kantong Palestina itu dikatakan berbagai badan PBB dan lembaga internasional mengalami bencana kemanusiaan, mengalami kelaparan yang terburuk dalam sejarahnya.
Kemarin, otoritas kesehatan Gaza mengonfirmasi, 60.430 orang tewas dan 148.722 lainnya terluka sejak konflik terbaru dengan Israel pecah pada 7 Oktober 2023, dengan mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan, dikutip dari WAFA.