Tesla Desak Panasonic Percepat Produksi Baterainya di AS

JAKARTA - Tesla dilaporkan mendesak pemasok baterai utamanya yaitu Panasonic untuk mempercepat produksi sel baterai di pabrik mereka yang berlokasi di Kansas, Amerika Serikat (AS)

Desakan ini muncul di tengah meningkatnya permintaan untuk produksi sel baterai EV di Negeri Paman Sam. Langkah ini juga menggarisbawahi strategi Tesla untuk memperkuat rantai pasokan baterai berbasis di AS di tengah tantangan perdagangan global.

Menurut laporan dari Financial Times dan dikutip dari Teslarati, Kamis, 15 Mei, CEO Panasonic, Yuki Kusumi, dalam wawancara dengan media asing di Tokyo, mengungkapkan bahwa pelanggan utama mereka (Tesla) mendesak untuk percepatan operasional pabrik di De Soto, Kansas. Fasilitas baterai Panasonic di Kansas sendiri telah dalam tahap pembangunan sejak tahun 2022.

"Sebagaimana yang telah disampaikan oleh pelanggan kami untuk segera menggerakkan Kansas, kami pun bergegas untuk melakukannya... Ada risiko, tetapi kami memperkirakan permintaan baterai yang kuat dari pelanggan utama kami saat ini," ujar Kusumi.

Di sisi lain, tensi perdagangan antara AS dan China yang sempat mereda baru-baru ini, sayangnya pembicaraan tidak menyentuh tarif untuk baterai EV.

Tarif yang tetap berlaku ini, tampaknya mendorong Tesla untuk lebih mengandalkan pabrik Panasonic di Kansas. Pabrik ini diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas produksi AS Tesla sebesar 60 persen pada Maret 2027. Kemitraan jangka panjang antara Panasonic dan Tesla menegaskan peran krusial Panasonic dalam pasar EV AS.