Jokowi Serukan Tangkap KKB Papua dalam Memori Hari Ini, 26 April 2021

JAKARTA - Memori hari ini, empat tahun yang lalu, 26 April 2021, Presiden Jokowi perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Seruan itu dilakukan sebagai bentuk memutus mata rantai pemberontakan.

Sebelumnya, konflik pemberontakan di Papua bukan barang baru. Kondisi Papua yang kerap jadi anak tiri pembangunan jadi salah satu musababnya. Banyak orang yang menganggap lepas dari Indonesia opsi terbaik. Suatu opsi yang membuat pemberontakan muncul dan korban jiwa berjatuhan.

Kondisi di tanah Papua sedang tak baik-baik saja. Konflik pemerintah dengan KKB sering kali terjadi. Narasi itu menegaskan bahwa masalah yang hadir di tanah Papua cukup berat. Penyebabnya diyakini karena beragam masalah.

Narasi ketidakpuasan kepada pemerintah Indonesia jadi yang utama. Pemerintah Indonesia dianggap telah jadikan Papua bak anak tiri. Semuanya karena pembangunan dan narasi kesejahteraan tak pernah ditiup ke Papua.

Pemberontakan digelorakan warga setempat. Mereka menginginkan supaya Papua bisa merdeka dari Indonesia. Pemberontakan itu memunculkan KKB. Operasi teror dilakukan di mana-mana. Semenjak itu beberapa wilayah Papua tak lagi tenang.

Salah satu kelompok KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya yang menyandera pilot Susi Air asal Selandia Baru, Philips Max Merthens. (ANTARA/HO/Dok Pribadi)

Wilayah itu terus bergejolak, bahkan dijaga ketat karena TNI-Polri dan KKB kerap bersinggungan. Duka di antara kedua belah pihak tak sedikit. Ambil contoh kala Indonesia berduka karena Kepala Badan Intelijen Negara Daerah atau Kepala BIN Papua, I Gusti Putu Danny Nugraha Karya tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Kampung Daungbet, Distrik Beoga, Puncak, Papua pada 25 April 2021.

Kematian Gusti membawa luka yang mendalam bagi pemerintah Indonesia. Gusti dianggap sebagai pahlawan yang menjaga kedaulatan Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi Presiden Jokowi pun segera menaikkan pangkat Gusti satu tingkat lebih tinggi.

Jokowi pun tak lupa mengucapkan duka cita yang mendalam. Ia tak ingin kejadian serupa terus terjadi.

"Negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi pengabdian serta pengorbanan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny. Mari kita mendoakan semoga arwah Almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Jokowi sebagai dikutip laman Tempo.co, 26 April 2021.

Boleh jadi Jokowi dan segenap rakyat Indonesia sedang berduka. Namun, bukan berarti TNI dan Polri harus melambatkan perlawanan terhadap KKB. Jokowi menginstruksikan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap KKB Papua pada 26 April 2021.

Jokowi mengungkap tiada tempat untuk KKB di Papua dan seluruh pelosok Indonesia. Pemberontakan itu harus dipadamkan. Semuanya demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. KKB harus ditumpas supaya keamanan terjaga.

"Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kriminal bersenjata di Tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air," ujar Jokowi sebagaimana dikutip laman CNBC, 26 April 2021.