Karier Joe Joyce Mendekati Garis Finis

JAKARTA – Petinju asal Inggris, Joe Joyce, menghadapi pertanyaan serius terkait masa depannya di dunia tinju menyusul kekalahan terbarunya melawan Filip Hrgovic.

Pertarungan kedua nama itu berlangsung di Co-op Live Arena, Manchester, Inggris, pada Minggu, 6 April 2025. Hrgovic memenangi pertarungan tersebut melalui keputusan angka mutlak dalam 10 ronde.

Usai pertandingan tersebut, promotor Joyce, Frank Warren, terbuka tentang kemungkinan pensiun bagi kliennya yang kini telah berusia 39 tahun.

"Dia perlu memikirkan apa yang harus dia lakukan, tetapi tidak perlu terburu-buru," kata Warren seperti dikutip dari Boxing Scene.

Ini merupakan kekalahan keempat yang diderita oleh Joyce dalam lima pertandingan terakhirnya atau kedua beruntun setelah dia kalah melawan Derek Chisora pada Juli 2024.

Peraih medali perak di Olimpiade Rio 2016 itu sebelumnya memenangi 15 pertarungan profesional pertamanya, tetapi dihentikan dua kali oleh jagoan Cina, Zhilei Zhang, pada tahun 2023.

Joyce seharusnya menghadapi rekan senegaranya Dillian Whyte dalam duel terbarunya ini. Namun, Whyte menarik diri dari pertarungan karena mengalami cedera tangan.

Warren mengatakan mereka akan berdiskusi membahas langkah apa yang akan diambil terkait dengan nasib Joyce ke depan.

"Itu adalah pertarungan yang sangat ketat. Joe telah menjadi pelayan yang baik bagi tinju Inggris dan dia tidak pernah bertarung dengan membosankan," katanya.

Adapun kemenangan ini merupakan titik balik Hrgovic setelah dia menderita kekalahan pertama dalam kariernya melawan Daniel Dubois pada Juni 2024 lalu.

Kemenangan besar ini membuat Hrgovic bisa kembali dalam persaingan di kelas berat. Ini berlawanan dengan nasib Joyce yang kemungkinan akan berakhir.