Presiden Putin Ingin Rusia Jadi Pemimpin Teknologi Sistem Penerbangan Nir Awak Tahun 2030
JAKARTA - Presiden Vladimir Putin menetapkan Rusia harus memantapkan diri dengan pemimpin teknologi di bidang penerbangan nir awak pada tahun 2030.
"Pemerintah Rusia, dengan mempertimbangkan arahan yang dikeluarkan sebelumnya, akan memastikan percepatan pengembangan industri penerbangan nir awak untuk mencapai kepemimpinan teknologi di bidang ini pada tahun 2030," bunyi pernyataan daftar instruksi presiden yang dipublikasikan di situs web resmi Kremlin," seperti melansir TASS 21 Maret.
"Pemerintah harus menetapkan indikator target spesifik yang menjadi ciri kepemimpinan tersebut dan mengalokasikan dana untuk inisiatif terkait," lanjutnya.
Lebih jauh, Presiden Rusia mengharapkan laporan awal pada tanggal 1 Juni, diikuti dengan pembaruan berikutnya setiap enam bulan.
Presiden Putin juga memerintahkan untuk mengambil langkah-langkah yang menyediakan penggunaan solusi berbasis kecerdasan buatan dalam pembuatan dan pengoperasian pesawat nirawak.
Pemerintah Rusia ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan ini bersama dengan Platform Inisiatif Teknologi Nasional dan Sber. Penugasan tersebut diberikan "untuk tujuan meningkatkan kemandirian kendaraan udara tak berawak."
September tahun lalu, Presiden Putin mengunjungi Pusat Teknologi Khusus (STC) di St. Petersburg, pemasok kendaraan udara tak berawak, sistem perang elektronik, dan sistem komunikasi, seperti dikutip dari situs Kremlin.
Dalam kesempatan itu, Presiden Putin mengunjungi pameran sistem robotik yang dipasok oleh Kementerian Pertahanan dan Front Populer. Secara khusus, Presiden Putin diperlihatkan platform yang dilacak, pesawat tanpa awak kamikaze, sistem pengintaian dengan kendaraan udara tanpa awak dan pameran amunisi yang berkeliaran.
Baca juga:
- Menhan Katz: Israel akan Merebut Lebih Banyak Wilayah Gaza hingga Hamas Bebaskan Seluruh Sandera
- Otoritas Arab Saudi Sediakan Makanan hingga Laundry untuk Jemaah yang Itikaf di Dua Masjid Suci
- Kasus WNI Bermasalah di Kamboja Melonjak Tajam Awal Tahun ini, Dubes Santo: Jangan Mudah Percaya Tawaran Kerja
- Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi
Pusat yang didirikan pada tahun 2001 ini memiliki basis produksi siklus penuh, mulai dari pekerjaan desain eksperimental hingga produksi serial, komisioning (pengujian dan pemeriksaan sistem), pemeliharaan, dan perbaikan produk.
Seri khas STC adalah kendaraan udara tak berawak multifungsi yang unik dari keluarga Orlan, yang paling populer di dunia di kelasnya.
STC juga telah mengembangkan pesawat ruang angkasa kecil seperti CubeSat dan sistem propulsi sejak tahun 2021. Produk dari perusahaan ini juga telah digunakan dalam pertempuran, termasuk zona operasi militer khusus (Ukraina).