Lamine Yamal Inspirator Barcelona Saat Singkirkan Benfica dan Lolos ke Perempat Final
JAKARTA - Bintang muda Lamine Yamal menjadi inspirator kemenangan 3-1 Barcelona atas Benfica di laga kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Olimpic Lluis Companys, Rabu, 12 Maret 2025 dini hari WIB. Barca pun lolos ke perempat final untuk bertemu Borussia Dortmund atau Lille.
Yamal tidak hanya mencetak gol dan memberi assist, namun pemain berusia 17 tahun 241 hari ini berperan besar dalam permainan ofensif Barca. Dirinya juga memberi umpan ciamik kepada Robert Lewandowski dan Dani Olmo. Namun mereka gagal mengonversi peluang itu menjadi gol.
Di laga kedua itu, Barca tampil maksimal dan menguasai permainan. Pemain dalam kondisi bugar setelah pertandingan yang seharusnya dijalani di kompetisi La Liga Spanyol terpaksa ditunda karena dokter tim Barca meninggal dunia.
Dalam suasana duka, Barca pun fokus menghadapi Benfica. Tim asuhan Hansi Flick memiliki modal bagus karena mengalahkan lawan 1-0 pada pertemuan pertama di Lisbon. Mereka hanya butuh imbang untuk memastikan tiket ke perempat final.
Hanya saja, Barca tak sekadar mencari hasil imbang. Terbukti, mereka bermain ofensif yang membuat pasukan Bruno Lage kewalahan.
Hasilnya, laga baru berjalan 11 menit, Blaugrana sudah unggul lebih dulu. Kapten Raphinha membuka kemenangan Barca setelah menyelesaikan assist Yamal.
Berawal dari aksi Yamal brilian saat melakukan solo run. Pemain tim nasional Spanyol ini membuat dua pemain lawan yang mengawalnya keteteran dan tak bisa menahan laju dia. Selanjutnya, Yamal melepaskan umpan silang yang disambut Raphinha dengan tendangan voli dari jarak dekat. Skor 1-0 untuk Barca.
Hanya keunggulan itu tak bertahan lama. Berselang dua menit, Benfica mampu bangkit untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Gol dihasikan Nicolas Otamendi setelah sundulannya gagal diselamatkan kiper Wojciech Szczesny.
Namun Barca sepertinya tak terpengaruh dengan gol balasan itu. Mereka justru bermain kian agresif menekan pertahanan Benfica. Dan, Yamal menjadi inspirator permainan menyerang Barca. Bek kiri Samuel Dahl yang mencoba mematikan Yamal sama sekali tak berkutik karena selalu tertinggal setiap kali adu sprint.
Bahkan Yamal membuka peluang bagi Lewandowski dan Olmo untuk memperbesar keunggulan tim. Sayangnya, mereka gagal menyelesaikan peluang itu.
Yamal sendiri yang akhirnya menuntaskan peluang untuk mengonversi menjadi gol di menit 28. Dia berhasil mengecoh Dahl sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan kiper Anatoliy Trubin.
Gol tersebut menjadikan Yamal sebagai pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang mampu membuat assist sekaligus membobol gawang lawan.
Yamal Patahkan Rekor
Yamal mematahkan rekor pemain muda Basel Breel Embolo saat membuat assist dan mencetak gol saat menghadapi Ludogorets pada 2014. Embolo sendiri berusia 22 hari lebih tua dari Yamal.
Unggul 2-1 Barca tetap bermain agresif. Lewat sebuah serangan balik, Raphinha berhasil mencetak brace yang memperbesar keunggulan tim di menit 42.
Ini merupakan gol ke-11 Raphinha yang menjadikannya sebagai pemain Brasil yang mencetak paling banyak gol di kompetisi Eropa. Pemain berusia 28 ini melewati rekor gol para legenda tim Samba yang malang-melintang di Eropa seperti Jardel, Rivaldo, Kaka, Neymar hingga Firmino yang mengemas 10 gol.
Skor 3-1 untuk Barca bertahan hingga laga usai. Pasalnya tidak ada tambahan gol di pertandingan itu. Barca pun unggul agregat 4-1 atas Benfica dan lolos ke perempat final. Di babak delapan besar, Barca bertemu Lille atau Dortmund yang bermain imbang 1-1 pada laga pertama.
Raphinha menunjukkan kepuasan atas keberhasilan lolos ke perempat final. Mereka menjaga peluang meraih treble musim ini. Pasalnya, Barca masih bertahan di papan atas La Liga maupun Copa del Rey.
Baca juga:
"Kami berpeluang juara di semua kompetisi," kata Raphinha. "Kami tahu Benfica lawan yang kuat, tetapi kami tahu pula bagaimana memenangkan pertandingan ini. Kami fokus memenangkannya," ujar dia yang tak segan memberi apresiasi kepada Yamal.
"Gol Yamal sungguh spektakuler. Gol itu menunjukkan siap sesungguhnya dia. Pemain dengan kualitas yang luar biasa. Kami punya segalanya untuk menang bila ada dia," ucapnya.