Jalan Kaki atau Pekerjaan Rumah, Aktivitas Mana yang Paling Banyak Membakar Kalori?

JAKARTA - Di tengah kesibukan, sering kali kita sulit meluangkan waktu untuk berolahraga di luar ruangan, seperti berjalan kaki. Sebagai gantinya, banyak yang membandingkan aktivitas ini dengan pekerjaan rumah tangga.

Memang benar, tugas rumah seperti menyapu, mengepel, atau berkebun melibatkan aktivitas fisik yang serupa. Tapi, apakah mengganti waktu berjalan kaki dengan pekerjaan rumah sama efektifnya dalam membakar kalori?

Jalan kaki

Dilansir VOI dari laman Times of India pada Senin, 10 Februari, Berjalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga yang paling mudah dilakukan. Selain gratis dan bisa dilakukan di mana saja, berjalan kaki memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, menguatkan otot, dan mengurangi stres.

Dari segi pembakaran kalori, seseorang bisa membakar sekitar 100-200 kalori per jam saat berjalan kaki dengan kecepatan sedang. Jika ingin meningkatkan jumlah kalori lebih terbakar, hal yang bisa dilakukan:

- Meningkatkan kecepatan berjalan

- Berjalan di jalur menanjak

- Menggunakan beban tambahan seperti ransel atau ankle weights

- Melakukan interval berjalan cepat dan lambat secara bergantian

Selain manfaat fisik, berjalan kaki juga memberikan keuntungan mental. Paparan sinar matahari dan udara segar saat berjalan di luar ruangan dapat meningkatkan kadar vitamin D serta memperbaiki suasana hati.

Pekerjaan rumah tangga

Meskipun tidak dianggap sebagai olahraga, pekerjaan rumah tangga sebenarnya dapat membakar banyak kalori. Aktivitas seperti menyedot debu, mengepel, berkebun, atau mencuci jendela tergolong latihan ringan hingga sedang yang membutuhkan tenaga fisik.

Berikut adalah perkiraan jumlah kalori yang terbakar dalam satu jam:

- Menyedot debu: 175 kalori

- Mengepel lantai: 200 kalori

- Berkebun: 250-300 kalori (tergantung jenis tugasnya)

- Mencuci piring: 90 kalori

Pekerjaan rumah yang melibatkan banyak gerakan seperti membungkuk, mengangkat, atau menggeser perabotan cenderung membakar lebih banyak kalori dibanding pekerjaan yang lebih statis seperti menyetrika atau mencuci piring. Namun, jumlah kalori yang terbakar bisa berbeda-beda tergantung intensitas dan durasi aktivitas.

Mana yang lebih banyak membakar kalori?

Jawabannya tergantung pada tujuan. Jika Anda ingin membakar kalori dengan cara yang lebih terstruktur dan konsisten, berjalan kaki dengan kecepatan cepat lebih efisien. Berjalan selama satu jam dengan kecepatan sekitar 6,4 km/jam dapat membakar sekitar 300-400 kalori, tergantung berat badan Anda.

Namun, jika Anda tidak punya waktu khusus untuk berjalan kaki, melakukan pekerjaan rumah yang lebih intens bisa menjadi alternatif yang baik. Kombinasi tugas seperti menyapu, mengepel, menggosok lantai, dan menyedot debu selama satu jam dapat membakar sekitar 250-300 kalori, jumlah hampir setara dengan berjalan kaki dalam kecepatan sedang.

Secara umum, berjalan kaki cenderung lebih konsisten dalam membakar kalori. Sementara pekerjaan rumah bisa memiliki variasi intensitas tergantung pada jenis tugas yang dilakukan. Berjalan kaki juga lebih mudah dipertahankan dalam jangka waktu lama karena gerakannya berulang dan terstruktur. Sedangkan pekerjaan rumah sering kali melibatkan perubahan gerakan yang lebih dinamis.

Dari segi manfaat fisik, berjalan kaki lebih banyak melatih otot tubuh bagian bawah, sedangkan pekerjaan rumah dapat melibatkan lebih banyak otot, seperti tangan, bahu, dan inti tubuh (core), tergantung aktivitasnya.

Selain itu, berjalan kaki di luar ruangan memiliki manfaat tambahan seperti mengurangi kecemasan dan meningkatkan suasana hati, sedangkan pekerjaan rumah memberikan kepuasan karena lingkungan menjadi lebih bersih dan rapi.

Sebuah studi dari Lancet pada tahun 2023 menyoroti pentingnya aktivitas fisik meskipun hanya dalam durasi singkat. Studi tersebut menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi selama 1-5 menit dalam sehari sudah cukup untuk menurunkan risiko kematian dan penyakit kardiovaskular hingga 29-44%.

Jika Anda ingin tetap aktif tetapi sulit meluangkan waktu untuk berjalan kaki atau olahraga khusus, berikut beberapa tips sederhana:

- Mulailah hari dengan berjalan kaki selama 30 menit untuk meningkatkan detak jantung dan metabolisme.

- Luangkan waktu 30 menit untuk melakukan pekerjaan rumah yang melibatkan berbagai gerakan tubuh.

- Jika tidak punya waktu untuk berjalan kaki, tingkatkan intensitas pekerjaan rumah agar tetap membakar kalori secara efektif.

Baik berjalan kaki maupun pekerjaan rumah, keduanya memiliki manfaat tersendiri. Yang terpenting adalah tetap aktif dan memilih aktivitas yang paling sesuai dengan gaya hidup.