Subaru Forester Hybrid Resmi Meluncur, Era Baru dari SUV Terlaris

JAKARTA – Subaru of America, Inc. (SOA) melaporkan penjualan kendaraan sebanyak 46.354 unit untuk Januari 2025, meningkat 4,1 persen dibandingkan Januari 2024 (44.510 unit). Januari juga menandai 30 bulan berturut-turut peningkatan penjualan dari tahun ke tahun untuk produsen mobil ini.

“Tahun 2025 dimulai dengan kuat berkat dealer Subaru kami, yang kerja keras dan dedikasinya mendorong pertumbuhan penjualan di bulan lainnya. Dengan model-model baru yang menarik yang akan bergabung dengan jajaran kendaraan pemenang penghargaan kami, kami siap untuk tahun kesuksesan yang berkelanjutan,” ungkap Presiden dan Chief Operating Officer Subaru of America, Inc Jeff Walters, dikutip dari laman pabrikan, Jumat, 7 Februari.

Sementara untuk model Forester masih mempertahankan posisinya sebagai yang berkinerja terbaik berdasarkan volume dengan penjualan 12.948 unit, dan penjualan Crosstrek mengikuti di belakangnya dengan 12.625 unit terjual di bulan Januari.

Nah, ada kabar menggembirakan bagi pencinta Subaru khususnya model Forester yang laris di Amerika Serikat (AS) ini. Khusus model 2025, Subaru tepatnya kemarin 6 Februari untuk pertama kalinya Subaru menghadirkan Forester hybrid dengan performa yang tak kalah menarik.

Ditenagai oleh mesin 2.5 liter Atkinson-cycle empat silinder yang dipadukan dengan dua motor listrik dan baterai lithium-ion 0.7 kWh, Forester Hybrid menghasilkan tenaga kombinasi 194 hp. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Forester non-hybrid yang hanya menghasilkan 180 hp. Namun, yang paling menarik adalah peningkatan signifikan pada efisiensi bahan bakar. Forester Hybrid mampu mencatatkan angka sekitar 14,9 km/liter untuk kombinasi jalan raya dan perkotaan, jauh lebih baik dari versi non-hybrid yang 12,3 km/liter.

Sementara dilansir dari Car and Driver, berbeda dengan hybrid lainnya diketahui sistem penggerak semua roda simetris khas Subaru tetap dipertahankan. Artinya, keempat roda tetap mendapatkan tenaga secara mekanis dari powertrain hybrid, memberikan performa yang dapat diandalkan di berbagai kondisi jalan. Fitur X-Mode, SI-Drive, mode EV, dan mode manual enam percepatan juga turut hadir untuk menambah pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Meski kapasitas baterainya kecil, hanya 0.7 kWh, sistem hybrid ini mampu memberikan dorongan tenaga yang signifikan, terutama saat berakselerasi dari posisi diam. Hal ini membuat Forester Hybrid terasa lebih lincah dan responsif saat dikendarai di perkotaan.

Dari segi interior, Forester Hybrid menawarkan kabin yang nyaman dan modern. Semua varian dilengkapi dengan kluster instrumen digital 12,3 inci yang dapat menampilkan peta navigasi, sistem multimedia Subaru 11,6 inci dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto, serta sunroof panoramik. Material interior bebas kulit binatang juga menjadi standar, kecuali untuk varian Touring.

Forester Hybrid 2025 akan tersedia di dealer di Amerika Serikat mulai musim semi tahun ini dengan harga mulai dari 36.415 dolar AS (sekitar Rp612 jutaan) untuk varian Premium, hingga 43.115 dolar AS (sekitar Rp725 jutaan) untuk varian Touring.

Dengan kombinasi antara efisiensi bahan bakar yang baik, performa yang mumpuni, dan fitur-fitur modern, Subaru Forester Hybrid 2025 siap bersaing di pasar SUV kompak yang semakin ketat di AS.