Resmi, Juventus Pinjam Pemain Depan PSG Selama Enam Bulan
JAKARTA - Juventus resmi merekrut pemain depan Paris Saint-Germain Randal Kolo Muani. Namun Juve hanya meminjam Kolo Muani selama enam bulan saja dan langsung mengembalikan ke PSG begitu kontrak peminjaman berakhir.
Problem ketajaman lini depan Juve menjadikan pelatih Thiago Motta berburu striker. Bukan tanpa alasan bila Motta butuh pemain depan. Rekor pertandingan Juve yang lebih dari separuh berakhir imbang menunjukkan lini depan memang kurang klinikal.
Motta pun menyatakan bila Juve butuh pemain depan. Harapan itu akhirnya terwujud meski klub hanya meminjam Kolo Muani dari PSG. Untuk transfer peminjaman pemain berusia 26 ini, Juve cukup merogoh kocek 1 juta euro atau sekira 16,8 miliar dengan tambahan 2,6 juta euro atau sekira 43 miliar rupiah.
Juve hanya sebatas meminjam Kolo Muani dan tidak merencanakan untuk merekrutnya secara permanen. Semula Motta berharap Kolo Muani sudah bergabung lebih awal karena dia ditargetkan bisa tampil melawan AC Milan di pertandingan Serie A Italia.
Namun kedatangan pemain tim nasional Perancis ini tertunda karena terbentur aturan Ligue 1 Perancis terkait peminjaman pemain.
PSG tidak bisa langsung menyerahkan Kolo Muani ke Juve karena sudah melebihi batas kuota untuk pemain yang dipinjamkan ke klub. Solusinya, klub harus melepas pemain yang ada sebelum diizinkan meminjamkan pemain.
PSG pun akhirnya memutus kontrak bek kiri Juan Bernat yang sesungguhnya tengah dipinjamkan ke Villarreal. Bernat sepakat dengan keputusan itu sehingga Villarreal kemudian mempermanenkan pemain Spanyol itu dengan kontrak berdurasi enam bulan.
Hanya beberapa jam setelah PSG secara resmi memutus kontrak Bernat, Juve pun dinyatakan sah meminjam Kolo Muani. Setelah gagal tampil melawan Milan, Kolo Muani pun langsung disiapkan Motta untuk menghadapi Napoli di pertandingan akhir pekan ini.
Kolo Muani pun mengaku bangga bisa bergabung dengan salah satu klub elite dan legendaris Italia meski hanya berstatus pinjaman. Apalagi, menurutnya, dia bergabung dengan Juve yang sukses mengorbitkan para pemain top Perancis seperti Michel Platini, Zinedine Zidane, Didier Deschamps, David Trezeguet, Lilian Thuram hingga Paul Pogba. Thuram juga diikuti anaknya, Khephren Thuram, yang kini menjadi bagian dari skuad La Vecchia Signora.
"Saya senang berada di sini dan bergabung dengan klub legendaris. Saya bangga bisa mengenakan jersei ini dan bermain di hadapan fans," kata Kolo Muani seperti dikutip Football Italia.
"Banyak pemain Perancis yang sukses mencetak sejarah di sini. Zidane, tentu saja dan David Trezeguet untuk menyebut yang lain. Saya suka dengan mereka. Kalau saat ini ada Paul Pogba dan Khephren Thuram juga bermain bagus di sini," ucapnya.
Kolo Muani, lebih lanjut, mengatakan bila Motta yang membuat dirinya tertarik untuk bergabung dengan Juve. "Sebelumnya, saya memang berkirim pesan dengan pelatih. Dia membeberkan tentang gaya bermain Juve sekarang ini. Menurut pelatih gaya bermain Juve membutuhkan pemain seperti saya. Ini yang membuat saya ingin bergabung," ujar dia
Kolo Muani sesungguhnya sempat menerbitkan harapan bagi PSG saat dibawa kembali ke Perancis setelah berkelana di Jerman dengan memperkuat Eintracht Frankfurt. Performa gemilang pemain yang memulai karier di Nantes ini menarik minat PSG untuk merekrutnya.
Baca juga:
- Vinicius Junior Ingin Fokus dengan Real Madrid di Tengah Rumor Transfer ke Arab Saudi
- Sri Mulyani Beberkan Harga Asli Elpiji 3 Kg dan Solar jika Tanpa Subsidi
- Menhub Kaji Diskon Harga Tiket Pesawat Saat Periode Mudik Lebaran 2025
- Personel Aerosmith Bakal Reuni dan Jamming Bareng Joan Jett hingga Nuno Bettencourt
Pada September 2023, PSG membeli Kolo Muani dengan harga mahal, 90 juta euro. Dia langsung melesat dengan mencetak 11 gol dari 54 pertandingan. Kolo Muani juga bermain reguler di timnas yang ditangani Deschamps. Selama 27 kali bermain untuk Les Bleus, dia sudah mengemas delapan gol.
Hanya musim ini, dia mengalami penurunan. Meski langsung mengoleksi dua gol selama tiga laga pertama PSG, Kolo Muani kehilangan konsistensi. Buntutnya, dia tersingkir dari skuad Luis Enrique dan kemudian dipinjamkan ke Juve.