Didemo Pegawai, Waka DPR Minta Komisi X DPR Pantau dan Evaluasi Menteri Dikti
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi X DPR untuk memantau dan mengevaluasi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro buntut adanya aksi demonstrasi di Kemendikti.
Demo ini dipicu oleh pemecatan sejumlah pegawai yang dianggap tidak fair dan tak sesuai prosedur.
Dasco mengatakan, DPR akan mencari dan mengkaji persoalan yang terjadi di Kemendikti.
"Kita akan mencari, kita akan kaji nanti, kita akan minta komisi teknis terkait kementerian juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi," ujar Dasco, Senin, 20 Januari.
Baca juga:
- Kanselir Jerman Ingin Jaga Hubungan Stabil di Era Trump, tapi Ingatkan Perbatasan Tak Boleh Diubah dengan Kekerasan
- Gempa Bumi Mindoro Filipina, Magnitudo 5,6
- Gencatan Senjata Gaza, Houthi Yaman Kini Hanya Targetkan Serangan ke Kapal-kapal Afiliasi Israel
- Filipina Tangkap Warga China Diduga Mata-matai Instalasi Militer
Diberitakan sebelumnya, Mendikti sedang ramai menjadi pembicaraan di media sosial, khususnya platform X (dulu Twitter). Pasalnya, puluhan orang yang menyebut diri mereka sebagai pegawai Kemendikti Saintek menggelar aksi protes di depan kantor kementerian di Jalan Pintu Senayan, Jakarta, Senin, 20 Januari.
Aksi ini diketahui dari sejumlah postingan di X, termasuk salah satunya unggahan Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri di akun @zanatul_91.
"Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main main tampar, dan main pecat," tulis salah satu spanduk yang terpajang di depan kantor Kemendikti Saintek.