Bursa Kripto Bitget Gandeng Perusahaan Seluler Kripto, Jambo

JAKARTA - Kerja sama antara perusahaan kripto dengan industri lain semakin penting dalam memperluas adopsi teknologi terdesentralisasi. Kolaborasi tersebut tidak hanya membuka peluang baru bagi inovasi, tetapi juga menjembatani kesenjangan akses teknologi di berbagai belahan dunia. 

Kali ini bursa kripto Bitget mengumumkan kemitraan strategis dengan Jambo, jaringan seluler berbasis blockchain, untuk meluncurkan inisiatif satelit yang bertujuan memperluas jangkauan layanan terdesentralisasi secara global. 

Kemitraan ini berfokus pada peningkatan akses masyarakat dunia terhadap teknologi blockchain dengan menyediakan koneksi internet tanpa batas, khususnya di daerah-daerah yang sulit dijangkau jaringan tradisional.

JamboPhone, smartphone kripto andalan Jambo yang dibanderol dengan harga 99 dolar AS (sekitar Rp1.600.000), menjadi salah satu pilar utama visi perusahaan. Dengan penjualan lebih dari 700.000 unit pada tahun 2024, JamboPhone bukan sekadar perangkat telekomunikasi semata, tetapi juga berfungsi untuk mengakses layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi), game, dan layanan Web3 lain.

Program satelit yang digagas Jambo bertujuan untuk menyediakan konektivitas data secara lancar bagi pengguna JamboPhone, bahkan di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur internet konvensional. 

CEO Jambo, James Zhang, menyatakan bahwa inisiatif ini tidak hanya meningkatkan daya saing JamboPhone di pasar, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan aplikasi seluler berbasis blockchain.

Untuk membiayai proyek ambisius ini, Jambo menggandeng platform LaunchX milik Bitget. Platform ini memberikan akses awal kepada pengguna untuk berinvestasi pada token-token dengan potensi pertumbuhan tinggi. 

CEO Bitget, Gracy Chen, menegaskan bahwa tujuan Jambo sejalan dengan misi Bitget untuk mendukung proyek-proyek inovatif yang memberikan nilai jangka panjang bagi ekosistem kripto.

Proyek satelit Jambo berambisi menciptakan ekosistem digital yang mandiri. Melalui proyek ini, Jambo berharap dapat mempercepat adopsi teknologi blockchain di kalangan masyarakat yang lebih luas.