Komisi Warisan Budaya Arab Saudi Umumkan Penemuan Koin Peninggalan Era Awal Islam di Riyadh

JAKARTA - Komisi Warisan Budaya Arab Saudi bulan lalu mengumumkan penemuan sebuah koin dari zaman Dinasti Umayyah yang berasal dari tahun 85 Hijriah telah ditemukan di situs arkeologi Halit di Provinsi Dawadimi, Riyadh.

Komisi Warisan Budaya mengatakan, penemuan itu mengonfirmasi pentingnya situs tersebut sebagai salah satu pemukiman pertambangan yang paling penting, yang sangat penting di era awal Islam.

Koin tersebut ditemukan selama proyek penggalian situs arkeologi Halit di Provinsi Dawadimi, di antara beberapa penemuan penting lainnya, dilansir dari The National News 4 April.

Selama penggalian, ditemukan juga mithqal, yang digunakan untuk mengukur logam mulia, tulisan Arab kuno dan "pasar pemukiman", yang menampilkan kamar-kamar yang berdampingan dengan pintu masuk di samping masjid, yang juga baru saja ditemukan.

Koin Ummayah. (Twitter/@MOCHeritage)

Situs arkeologi Halit menyoroti peran Semenanjung Arab selama periode Umayyah dan memiliki struktur yang terintegrasi.

Patut dicatat, situs arkeologi Halit adalah salah satu situs pertambangan yang berasal dari era Umayyah, dan menurut apa yang disebutkan dalam sumber-sumber sejarah awal, situs ini disebut "Maadan Al-Najadi atau Al-Najadi Metal" dan itu milik putra-putra Najad Bin Musa Bin Saad Bin Abi Waqqas, seperti mengutip The Saudi Gazette.

Diketahui, pengumuman ini seiring dengan selesainya proyek penggalian situs arkeologi Halit di Provinsi Dawadimi, untuk musim ketiga tahun 2022 Masehi, yang telah menghasilkan beberapa penemuan penting lainnya.

Proyek tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengungkapkan fitur-fitur situs, mendokumentasikannya, dan melestarikannya, yang termasuk dalam tanggung jawabnya terhadap warisan budaya, melindungi dan merawatnya.

Komisi ini juga bercita-cita untuk menyoroti peran peradaban Arab Saudi di berbagai zaman dan periode sejarah.