Kode Sumber Twitter Bocor di Github dan Perusahaan Meminta Identitas Pelaku
JAKARTA - Twitter Inc mengalami kebocoran sebagian kode sumber dan platform media sosial yang dimiliki oleh miliarder Elon Musk sedang mencari informasi tentang orang yang bertanggung jawab atas hal itu, menurut laporan pengadilan.
Menurut laporan itu, "beberapa cuplikan" dari kode sumber Twitter, yang digunakan untuk menjalankan perusahaan secara online, diposting di Github, platform milik Microsoft untuk berbagi kode pengembangan perangkat lunak oleh pengguna bernama 'FreeSpeechEnthusiast'.
Github mengatakan telah menghapus kode pada Jumat 24 Maret atas permintaan Twitter. Twitter juga telah meminta Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California untuk memerintahkan Github untuk menghasilkan "Semua informasi identifikasi" yang terkait dengan nama pengguna 'FreeSpeechEnthusiast', menunjukkan laporan pada 24 Maret.
Baca juga:
- Didakwa Kasus Pencucian Uang, Pendiri Bursa Kripto Bitzlato Cari Dukungan dari Komunitas Kripto
- Sudah Dikonfirmasi, Final Fantasy XVI akan Berjalan pada 4K dan 30 FPS
- Siapa Nicola Fox, yang Dipilih NASA Sebagai Kepala Sains Barunya
- Pioneer Berhasil Tarik 300 Ribuan Pi Coin dari Pi Chain Mall Sejak Pertama Dirilis Pada 1 Maret Lalu
Github tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar tentang apakah telah menyediakan informasi tersebut.
Github juga tidak memberikan komentar tentang berapa lama kode sumber Twitter telah tersedia secara publik. Twitter juga belum menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.
Pada umumnya pembuatan kode sumber dilakukan oleh tim pengembang perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Proses ini melibatkan perencanaan, desain, pengkodean, pengujian, dan perbaikan terus menerus. Kode sumber tersebut kemudian digunakan untuk menjalankan platform Twitter secara online.