Mayweather Sesumbar Raup Rp11,7 Triliun Hanya dalam Tiga Pertandingan, Semua Berkat Perjudian Besar di Awal Karier

JAKARTA - Floyd Mayweather membuat pernyataan yang bikin geleng-geleng kepala. Dia mengklaim, pernah menghasilkan 750 juta dolar AS atau setara Rp11,7 triliun.

Itu merupakan hasil dari perjudian besar dalam kariernya. Dia membuat langkah berani berjudi dengan membayar 750 ribu dolar AS (sekitar Rp11,7 miliar) untuk memutus kontraknya dengan Top Rank.

Mayweather mengklaim telah menghasilkan 1,2 miliar dolar sepanjang kariernya dari hadiah pertarungan. Lebih dari setengahnya dihasilkan dari pertarungannya melawan Canelo Alvarez, Manny Pacquiao dan Conor McGregor.

Jika melihat statusnya di masa jaya, pernyataan legenda tinju Amerika itu bisa saja masuk akal. Mayweather dikenal sebagai raja pound-for-pound dan box office pay per view.

"Filosofi saya tidak pernah berhenti mendapatkannya (uang). Uang di atas warisan. Saya berinvestasi pada diri saya sendiri," kata pria berusia 45 tahun itu seperti dilansir The Sun.

Dia lantas menceritakan keputusannya keluar dari Top Rank yang membawanya menuju kesuksesan. Langkah yang membuat Mayweather kini bergelimang uang.

"Ingat saya pernah bersama sebuah perusahaan, saya tidak perlu menyebutkan nama perusahaannya, tetapi saya sudah bersama perusahaan ini untuk waktu yang sangat lama. Segera setelah saya membeli diri saya sendiri dari kontrak saya sebesar 750 ribu dolar, saya pergi dan dalam pertarungan pertama saya, saya menghasilkan banyak uang ketika saya menjadi bos saya sendiri," kata Mayweather.

"Dalam tiga pertarungan, Canelo, Pacquiao, dan McGregor, saya menghasilkan 750 juta dolar AS hanya dalam tiga pertarungan," lanjutnya.

Dia kemudian memberikan tips kepada para penggemarnya agar bisa menjadi seperti dirinya.

"Jadi, ini semua tentang menjadi pintar, bermain catur di dunia nyata, dan mengelilingi diri Anda dengan orang-orang hebat dan orang-orang yang percaya pada Anda dan percaya pada tujuan Anda," tutur petarung asal Amerika Serikat itu.

"Selalu ketahuilah bahwa Anda bukan satu-satunya orang pintar di ruangan itu. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang cerdas, menjadi cerdas, dan selalu tahu tidak ada batasan seberapa jauh kita bisa melangkah dan seberapa jauh kita bisa berkembang," pungkasnya.