Amazon Tunda Pembangunan Kantor, Disesuaikan dengan Pekerjaan Hybrid yang Jadi Tren Saat Ini

JAKARTA - Amazon.com Inc menghentikan sementara pembangunan enam gedung perkantoran baru di Bellevue dan Nashville untuk mengevaluasi kembali desain yang sesuai dengan pekerjaan hibrida.

Menurut manajemen perusahaan raksasa teknologi itu pada Jumat, 15 Juli, jeda dan penundaan konstruksi tidak akan mempengaruhi rencana perekrutan Amazon. Saat ini perusahaan milik Jeff Bezos itu tengah menciptakan 25.000 pekerjaan di Bellevue dan 5.000 lainnya di Nashville.

"Pandemi telah secara signifikan mengubah cara orang bekerja ... Kantor kami adalah investasi jangka panjang dan kami ingin memastikan bahwa kami mendesainnya dengan cara yang memenuhi kebutuhan karyawan kami di masa depan," kata John Schoetler, wakil presiden Real Estat Global dan Fasilitas di Amazon, seperti dikutip Reuters.

Secara terpisah, Bloomberg News juga melaporkan pada Jumat lalu bahwa perusahaan induk Facebook, Meta Platforms dan Amazon telah menarik kembali rencana perluasan kantor mereka di New York City.

Meta telah memutuskan untuk tidak mengambil tambahan 300.000 kaki persegi ruang di 770 Broadway, sebuah bangunan di dekat Astor Place, di mana mereka sudah berkantor dan Amazon telah mengurangi jumlah ruang yang akan disewa dari JPMorgan Chase & Co di Hudson Yards, kata laporan.

"Sering ada sejumlah alasan mengapa kami tidak melanjutkan kesepakatan tertentu, termasuk penggunaan kantor. Beberapa tahun terakhir telah membawa kemungkinan baru seputar cara kami terhubung dan bekerja," kata juru bicara Meta kepada Reuters tanpa mengkonfirmasi atau menyangkal laporan tersebut.

"Kami tetap berkomitmen kuat ke New York dan berharap untuk membuka Farley dalam beberapa bulan mendatang," tambah juru bicara itu.

Sementara Amazon menolak mengomentari laporan tersebut. Namun penundaan pembangunan kantor ini lebih disebabkan perusahaan tersebut melihat manfaat lebih besar dari tradisi kebiasaan baru yakni work from home, atau bekerja dari rumah yang ternyata cukup efektif.

Amazon mau pun Meta telah melihat banyak keuntungan dengan meminimalkan pekerjaan di kantor. Hal sebaliknya justru terjadi pada Tesla, karena mereka justru meminta para pekerjanya untuk kembali ke kantor.