Perusahaan Barat Hengkang Massal dari Rusia, Putin: Terima Kasih Tuhan

JAKARTA - Banyak perusahaan barat yang memilih hengkang permanen dari Rusia. Presiden Vladimir Putin malah mengucapkan puji syukur dengan langkah yang diambil.

Sebagai contoh ketika Maret lalu, McDonald's menutup 850 restorannya di seluruh wilayah Rusia sebagai bentuk protes atas invasi negara itu ke Ukraina. Kini McDonald's melangkah lebih tegas, hengkang sepenuhnya dari Rusia.

Presiden Vladimir Putin mengaku senang dengan beberapa perusahaan asing yang kini telah meninggalkan Rusia. Putin yakin kalau bisnis dalam negeri dapat menggantikan peran dari perusahaan negara barat.

Putin juga memperingatkan Barat, Moskow pasti akan kembali menemukan cara untuk memperoleh teknologi canggih. dan barang mewah yang selama ini datang dari perusahaan barat.

Bagi Putin, invasi ke Ukraina sebagai titik balik dalam sejarah Rusia.

Sejak perang, sejumlah investor asing utama - mulai dari BP hingga McDonald's - telah keluar tepat ketika ekonomi Rusia menghadapi kontraksi terburuk sejak tahun-tahun setelah gejolak keruntuhan Soviet.

"Kadang-kadang ketika Anda melihat mereka yang pergi - terima kasih Tuhan, mungkin? Kami akan menempati ceruk mereka: bisnis kami, produksi kami - itu telah berkembang, dan itu akan dengan aman duduk di tanah yang disiapkan oleh mitra kami," kata Putin dikutip dari The Strait Times, Jumat 27 Mei.

Berbicara melalui tautan video kepada para pemimpin negara-negara bekas Soviet, Putin menyindir kemewahan seperti Mercedes yang disukai warganya, masih akan tersedia. Namun dia menduga barang-barang itu mungkin sedikit lebih mahal.

"Ini akan sedikit lebih mahal bagi mereka, tetapi ini adalah orang-orang yang sudah mengendarai Mercedes 600 dan mereka masih akan melakukannya. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa mereka akan membawanya dari mana saja, dari negara mana pun," lanjutnya.

Dia tidak merinci bagaimana Rusia akan menemukan cara untuk mempertahankan akses ke komponen dan perangkat lunak barat.

Putin berjanji bahwa upaya Barat untuk mengisolasi Rusia akan gagal.