Anggota Brimob Maluku Utara Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan Pacarnya 17 Tahun
MALUT - Bripda MSA, anggota Brimob Polda Maluku Utara (Malut) ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan disertai ancaman terhadap pacarnya sendiri perempuan berinisial M, 17 tahun.
"Bripda MSA tengah ditahan di Mako Brimob Polda Malut," kata Dansat Brimob Polda Malut Kombes Pol Muhammad Erwin di Ternate, Senin 28 Maret.
Menurut Erwin, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Bripda MSA untuk memperjelas permasalahan kasus tersebut.
Dia mengatakan, Bripda MSA diduga menganiaya pacar yang masih di bawah umur hingga babak belur dan dilaporkan menyuruh sang pacar melompat ke jurang.
"Dari kasus tersebut maka ada inisiatif dari Kesatuan Brimob untuk meminta maaf kepada korban. Bukan meminta maaf dengan maksud menghentikan kasus, kasus tetap jalan," ujarnya, melansir Antara.
Erwin menyatakan, Kesatuan Brimob meminta maaf kepada korban tersebut, karena pelaku ini sudah melakukan perbuatan yang tidak baik.
"Setelah mendatangi korban, orang tua kandung akui anaknya masih dalam perawatan medis di rumah sakit kemudian kasusnya tetap diteruskan," ujarnya.
Baca juga:
- Karangan Bunga Duka Cita Penuhi Rumah Duka Lettu Anumerta M Iqbal Korban KKB Papua
- Di Depan Gibran, Ketum PAN Tegas Bilang: Usulan Penundaan Pemilu 2024 Urusan Partai, Jangan Salahkan Jokowi
- Ketua DPRD DKI Polisikan RS Eka Hospital BSD Akibat Dipaksa Bayar Tagihan
- Kawal Produksi Hingga Distribusi Minyak Goreng, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok dan Harga Aman Jelang Ramadan
Sebelumnya, penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate, memeriksa oknum anggota polisi bertugas di Satbrimobda Polda Malut berinisial Bripda MSA yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pacarnya berinisial M (17 tahun).
PS Kasi Humas Polres Ternate Ipda Wahyuddin menyatakan, terkait kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan saat ini sudah melakukan klarifikasi baik terlapor, korban dan beberapa saksi, setelah melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi yang diperiksa, maka penyidik akan melakukan gelar perkara.
Selain itu, dirinya membenarkan penyidik Satreskrim Polres Ternate telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap oknum pelaku berinisial Bripda MSA.
Bahkan, Polres Ternate sendiri menyatakan, kasus penganiayaan ini dalam tahap penyidikan dan akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna menentukan kasus tersebut lebih lanjut.