Pertumbuhan Ekonomi di Balik Ajang MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno: Homestay Kebanjiran Pesanan, Sopir Taksi Online Pagi-Pagi Sudah Dapat Rp1,8 Juta

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus memuji pelaksanaan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2022 di Mandalika. Bahkan, Sandiaga menilai, MotoGP Mandalika terbukti tepat dari segi dampak yang dihasilkan, terutama memulai transisi menuju kehidupan pascapandemi.

“Keberhasilan dari event ini mampu memberikan dampak luas terhadap masyarakat, sehingga mampu menggerakkan ekonomi dengan semakin terbukanya lapangan kerja,” ujar Menparekraf Sandiaga dikutip Antara, Minggu 20 Maret.

Sandiaga menceritakan, ada seorang pemilik homestay sarana hunian pariwisata (sarhunta) yang bernama Haji Salamiah telah hidup di kawasan Mandalika selama 40 tahun. Namun, belum banyak orang yang datang memesan tempat penginapannya.

Berkat adanya MotoGP 2022, ujarnya, semua kamar di sarhunta miliknya terpesan penuh selama seminggu ini.

Bahkan, kata Sandiaga, terdapat salah satu sopir taksi online yang tadi pagi sudah mendapat penghasilan lebih dari Rp1,8 juta.

"Ini luar biasa dampaknya dan ke depan akan kita terus perbaiki, sehingga event-event selanjutnya akan lebih lancar, lebih bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu terselenggaranya MotoGP ini," ujarnya pula.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengapresiasi keberhasilan berbagai pihak atas keberhasilan penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut. Mulai dari kementerian/lembaga, industri, dan pihak-pihak lainnya termasuk dukungan masyarakat.

Pembalap yang memenangi MotoGP 2022 Miguel Oliviera disebut telah memberikan tanggapan positif atas keramahtamahan dari staf hotel tempat pembalap itu tinggal.

"Jadi ini terbukti bahwa pelatihan yang kami lakukan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama sumber daya manusia sudah membuahkan hasil," ujar Menparekraf.