Bagikan:

JAKARTA - Sebanyak 200 ASN Pemkot Jakarta Utara menjalani test urine oleh BNNK Jakarta Utara di Kantor Pemkot Jakarta Utara pada Senin, 10 November 2025.

Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kombes Irwan Andy mengatakan bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya memberantas peredaran narkoba.

"Sebagai upaya nasional dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan praktik ilegal lainnya," kata Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kombes Irwan Andy.

Menurutnya, hasil tes urine pada hari ini akan langsung keluar dan dilaporkan langsung kepada pimpinan masing-masing. Dirinya berpesan agar jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan Narkoba.

"Jadikanlah Jakarta Utara menjadi kota yang bebas dan bersih dari narkoba," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan, pelaksanaan tes urine sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Ia menjelaskan tes ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan bahwa seluruh ASN dan PJLP di lingkungan Pemkot Jakarta Utara ini benar-benar bersih.

Sebelumnya, BNN RI menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 7 November 2025.

Petugas BNN RI menyita 91,53 gram ganja, 159 butir ekstasi, uang tunai Rp 1.468.253.000 (miliar), uang palsu Rp 5,5 juta, 5 batang emas masing-masing seberat 100 gram, 6 buah gelang emas putih, 1 buah gelang emas kuning, 1 buah cincin emas dan 6 buah kalung emas.

Petugas BNN RI juga menyita 21 buah senjata tajam (sajam), 1 buah busur panah beserta 8 buah anak panahnya, 7 pucuk senpi, 2 pucuk senapan air gun, 6 pucuk air soft gun, 1 unit motor Kawasaki ZX-10R, 1 Kawasaki Ninja 250, 1 Honda Vario, dan 9 unit handphone (HP).