JAKARTA - HKTI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang menghapus Utang petani selama 25 tahun melalui PP Nomor 47 Tahun 2024. Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) seperti disampaikan Ketua Umum DPN HKTI, Fadli Zon, menyebutnya sebagai solusi cepat atas masalah klasik yang membelenggu petani selama dua dekade.

“Dalam tempo kurang dari 30 hari, Presiden menyelesaikan masalah utang yang sudah menghambat produktivitas petani. Akses permodalan kini terbuka kembali,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 April.

Memasuki usia ke-52 tahun, HKTI menyambut deretan kebijakan pro-petani dengan penuh optimisme. Fadli menyebut kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram sejak Januari 2025 berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Kenaikan ini juga mendorong nilai tukar petani (NTP) naik menjadi 123,72 pada Maret 2025.

“Peningkatan kesejahteraan petani salah satunya disebabkan oleh HPP gabah yang sebelumnya rendah dan lama tak disesuaikan. Pemerintah kini mengevaluasi HPP secara berkala. Ini terbukti meningkatkan pendapatan petani,” jelas Fadli Zon.

Penyerapan gabah oleh BULOG hingga 30 Maret 2025 telah mencapai 725.000 ton setara beras. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir dan berpotensi menciptakan surplus hingga 2,8 juta ton. HKTI menilai ini sinyal positif menuju kedaulatan pangan.

“HKTI mendukung BULOG terus meningkatkan penyerapan gabah petani,” tambahnya.

Di sisi lain, distribusi pupuk bersubsidi yang kini lebih tepat waktu juga mendapat apresiasi. HKTI siap membantu pengawasan agar tidak terjadi penyelewengan.

“Selama ini pupuk sering hilang di musim tanam. Kini tersedia tepat jumlah, tepat harga, dan tepat waktu,” katanya.

Fadli menegaskan, kombinasi insentif input dan output—mulai dari pupuk dan modal hingga HPP dan penyerapan—menjadi kunci kesejahteraan petani. Ditambah lagi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai akan menyerap hasil pertanian lokal secara masif.

“MBG bukan hanya mencetak generasi emas, tapi juga membuka pasar baru bagi petani. HKTI siap jadi garda terdepan,” tutup Fadli.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)