JAKARTA — Apple meluncurkan pembaruan untuk memperbaiki celah keamanan yang dimanfaatkan oleh pihak berwenang. Celah keamanan berupa bug ini dapat digunakan untuk mengekstrak pesan terhapus di iPhone.
Pembaruan perangkat lunak ini dirilis setelah FBI berhasil memulihkan pesan di aplikasi Signal menggunakan alat forensik khusus. Pesan tersebut ternyata tersimpan secara otomatis dalam basis data sistem operasi (OS) karena sempat muncul sebagai notifikasi di layar.
BACA JUGA:
Dalam pernyataan resminya, Apple mengakui adanya masalah pada sistem penyimpanan data notifikasi di perangkatnya. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa, "pemberitahuan yang ditandai untuk dihapus dapat disimpan secara tak terduga di perangkat."
Saat kabar penyalahgunaan bug tersebut muncul, Presiden Signal, Meredith Whittaker, mendesak Apple untuk segera bertindak untuk melindungi privasi pengguna. Menurut Whittaker, notifikasi pesan yang sudah dihapus tidak seharusnya ada di database notifikasi OS apa pun.
Pembaruan keamanan ini tersedia untuk berbagai model perangkat, mulai dari iPhone 11 hingga lini iPad terbaru. Untuk menghindari penyalahgunaan bug ini, pengguna kedua perangkat tersebut disarankan untuk memperbarui sistem mereka ke versi iOS 26.4.2.
Berikut ini beberapa perangkat yang tercatat mendapatkan pembaruan versi 26.4.2 dengan perbaikan untuk celah keamanan.
- iPhone 11 dan yang lebih baru.
- iPad Pro 12,9 inci generasi ke-3 dan yang lebih baru.
- iPad Pro 11 inci generasi ke-1 dan yang lebih baru.
- iPad Air generasi ke-3 dan yang lebih baru.
- iPad generasi ke-8 dan yang lebih baru.
- iPad mini generasi ke-5 dan yang lebih baru.
Dengan hadirnya perbaikan terbaru ini, sistem akan menghapus jejak notifikasi setelah pesan induknya dihapus oleh aplikasi. Pengguna iPad dan iPhone tidak perlu lagi khawatir dengan pesan terhapus mereka yang bisa dipulihkan oleh pihak berwenang atau pihak lainnya.