JAKARTA - Raksasa teknologi Google sepakat membayar 135 juta dolar AS (sekitar Rp2,3 triliun) untuk menyelesaikan gugatan class action terkait dugaan penggunaan data seluler tanpa izin pada perangkat Android.
Kasus bertajuk Taylor et al. v. Google LLC ini menuding Android secara diam-diam menggunakan data seluler pengguna sejak 2017, bahkan saat perangkat dalam kondisi idle atau terhubung ke Wi-Fi. Praktik ini dinilai membuat pengguna membayar biaya data tanpa persetujuan.
BACA JUGA:
Meski menyetujui penyelesaian, Google tidak mengakui adanya kesalahan. Langkah ini diambil untuk menghindari proses hukum panjang dengan hasil yang tidak pasti.
Siapa yang Berhak?
Kompensasi ini terbuka bagi pengguna Android di Amerika Serikat yang menggunakan paket data seluler sejak November 2017 hingga sekarang. Namun, ada pengecualian penting: warga California tidak termasuk karena sudah tercakup dalam gugatan terpisah dengan nilai lebih besar, mencapai 314 juta dolar AS.
Berapa yang Didapat?
Secara teori, pengguna bisa menerima hingga 100 dolar AS per orang. Namun realitanya kemungkinan jauh lebih kecil. Dengan estimasi sekitar 100 juta pengguna yang memenuhi syarat dan sekitar 40 juta dolar dialokasikan untuk biaya hukum serta administrasi, nilai akhir sangat bergantung pada jumlah klaim yang masuk. Dalam skenario umum, banyak pengguna mungkin hanya menerima beberapa dolar saja—lumayan buat traktir kopi, lah.
Cara Klaim Dana
Pengguna yang memenuhi syarat biasanya sudah menerima email atau surat berisi “Notice ID” dan “Confirmation Code”. Untuk mencairkan dana, mereka perlu mengunjungi situs resmi penyelesaian kasus dan memilih metode pembayaran, seperti transfer bank atau dompet digital.
Bagi yang merasa memenuhi syarat tapi belum menerima kode, tersedia opsi untuk menghubungi administrator kasus.
Batas Waktu dan Jadwal
Pengguna memiliki waktu hingga 29 Mei 2026 untuk mengajukan keberatan atau keluar dari skema penyelesaian jika ingin menggugat secara mandiri. Sidang final untuk persetujuan dijadwalkan pada 23 Juni 2026. Jika disetujui, pembayaran diperkirakan mulai didistribusikan setelahnya.