JAKARTA – Vivo V70 Series resmi diluncurkan di Indonesia dalam dua seri, yaitu V70 standar dan V70 FE. Perangkat ini mengadopsi kamera portrait yang dikembangkan untuk kebutuhan fotografi jarak jauh.
Model Vivo V70 menggunakan ZEISS All Main Camera pada sensor Super Telephoto 50MP. Kamera ini juga menggunakan sensor Sony IMX882 dan mendukung fitur AI Stage Mode untuk menjaga ketajaman saat kamera diperbesar hingga 10 kali.
Untuk performanya, perangkat ini ditenagai prosesor Snapdragon 7 Gen 4 dengan penyimpanan internal UFS 4.1. Ponsel ini juga memiliki ukuran yang ramping setebal 7,59 mm dengan kerangka logam, tetapi tetap ringan.
V70 standar menggunakan teknologi 3D Ultrasonic Fingerprint Scanning generasi kedua dengan area pemindaian yang lebih luas. Layar perangkat ini juga memiliki bezel yang sangat tipis dan mendukung penggunaan eSIM.
Untuk ketahanannya, Vivo V70 dibekali baterai BlueVolt berkapasitas 6500mAh yang mendukung pengisian daya cepat 90W FlashCharge. Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan maksimal terhadap air dan debu.
Sementara itu, Vivo V70 FE menggunakan kamera utama beresolusi 200MP yang dilengkapi penstabil gambar berbasis OIS. Kamera resolusi tinggi ini memungkinkan pengguna melakukan pemotongan gambar tanpa kehilangan detail.
BACA JUGA:
V70 FE menggunakan baterai 7000mAh, kapasitas terbesar dalam sejarah seri V. Pengisian dayanya telah didukung teknologi 90W yang mampu mengisi daya perangkat dalam waktu singkat.
Model FE ini menggunakan prosesor Dimensity 7360-Turbo dan layar OLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1.5K. Perangkat ini juga dirancang dengan standar ketahanan guncangan tingkat militer.
V70 standar dan V70 FE menyediakan berbagai pilihan kapasitas RAM, mulai dari 8GB hingga 12GB dengan varian penyimpanan mencapai 512GB. Perangkat ini sudah tersedia melalui sistem pra-pemesanan di berbagai mitra distribusi resmi.