JAKARTA – Oracle dan OpenAI membatalkan rencana perluasan pusat data Kecerdasan Buatan (AI) mereka di Texas. Keputusan ini diambil karena masalah pembiayaan dan perubahan teknis yang berlarut-larut.
Melansir dari Bloomberg, proyek yang batal tersebut merupakan bagian dari inisiatif Stargate yang bernilai 500 miliar dolar AS (Rp8.469 triliun). Inisiatif ini rencana awalnya melibatkan SoftBank Group untuk membangun infrastruktur daya sebesar 10 gigawatt.
Rencana awal yang kini dibatalkan mencakup penambahan kapasitas daya sebesar 600 megawatt di wilayah Abilene. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa kebutuhan kapasitas tersebut akan dialihkan ke kampus pusat data lain yang sedang dibangun.
Lokasi di Abilene saat ini memiliki delapan bangunan yang dioperasikan oleh Oracle Cloud Infrastructure. Meski ekspansi dibatalkan, dua dari bangunan tersebut sudah beroperasi dan rencana pengembangan kapasitas 4,5 gigawatt lainnya tetap berjalan sesuai jadwal.
Batalnya kesepakatan ini membuka peluang bagi Meta Platforms untuk mengambil alih ekspansi tersebut. Meta dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menyewa lahan di Abilene dari pengembang Crusoe untuk memperkuat infrastruktur AI mereka.
BACA JUGA:
Nvidia dilaporkan turut memfasilitasi diskusi tersebut untuk memastikan penggunaan semikonduktor miliknya di pusat data tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah pesaing seperti AMD masuk ke dalam infrastruktur utama yang sedang dikembangkan.