Bagikan:

JAKARTA  - Perusahaan induk ChatGPT, OpenAI, sedang mencari mitra lokal untuk mendirikan pusat data di India dengan kapasitas minimal 1 gigawatt. Hal ini dilaporkan Bloomberg News pada Senin, 1 September, mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Berita ini sendiri belum terkonfirmasi resmi. Apalagi OpenAI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters di luar jam kerja normal.

OpenAI, yang didukung oleh Microsoft, telah terdaftar secara resmi sebagai entitas hukum di India dan telah mulai membangun tim lokal. Perusahaan tersebut pada bulan Agustus mengatakan berencana membuka kantor pertamanya di India di New Delhi pada tahun ini, memperluas kehadirannya di pasar terbesarnya kedua berdasarkan basis pengguna.

Rencana membangun pusat data baru yang besar ini bisa menandai langkah maju yang signifikan di Asia untuk dorongan infrastruktur kecerdasan artifisial bermerek Stargate milik OpenAI, lapor Bloomberg News.

Lokasi dan garis waktu proyek yang diusulkan OpenAI di India masih belum pasti, dan menambahkan bahwa CEO Sam Altman mungkin akan mengumumkan fasilitas tersebut selama kunjungannya ke India pada bulan September.

Presiden AS Donald Trump pada bulan Januari mengumumkan Stargate, investasi sektor swasta hingga 500 miliar dolar AS untuk infrastruktur AI, yang didanai oleh SoftBank, OpenAI, dan Oracle.